Skip to main content
This block is broken or missing. You may be missing content or you might need to enable the original module.

Mahasiswa di Batu Bara Minta KTV Singapore Land Ditutup

Masa aksi dari AMPI Batubara menyampaikan aspiradi didepan Kantor DPRD Batubara.(foto/ Istimewa)
Massa aksi dari AMPI Batubara menyampaikan aspiradi didepan Kantor DPRD Batubara.(foto/ Istimewa)

BATUBARA, Tuntasonline.com - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Islam (AMPI) Kabupaten Batu Bara melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (24/1/2023).

Koordinator lapangan Khairil Nawawi mengungkapkan, aksi unjuk rasa yang kedua kalinya dilakukan karena tidak adanya tanggapan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Kabupaten Batu Bara dalam menanggapi aspirasi yang disampaikannya pada saat pada aksi 20 Oktober lalu.

Dalam orasinya, Nawawi mendesak Bupati Batu Bara untuk turun langsung segera menutup hiburan malam KTV Singaporeland (SL) yang berlokasi di Kecamatan Sei Balai.

"Kami meminta Bupati untuk menutup lokasi hiburan malam yang ada di Singaporeland. Kami menduga lokasi itu tempat transaksi narkoba, minuman keras dan prostitusi," tegas Nawawi yang juga Aktivis UIN Medan.

Nawawi juga menduga lokasi hiburan malam KTV Singaporeland melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

Menurutnya, tempat seperti itu dapat merusak akhlak generasi-generasi muda yang ada di Kabupaten Batu Bara.

"Kami tidak ingin generasi muda yang ada di Batu Bara menjadi rusak akibat lokasi yang diduga menjadi tempat maksiat. Kami harapkan Bupati Batu Bara secepatnya mengambil tindakan," tandasnya.

AMPI Batu Bara juga mendesak DPRD Batu Bara segera memanggil pihak management Singaporeland dan Dinas Perizinan terkait legalitas tempat hiburan malam KTV Singaporeland yang diduga telah melanggar aturan, tegas koordinator aksi Iqbal Fahrozi.(Zfn//TO)

 

This block is broken or missing. You may be missing content or you might need to enable the original module.

Facebook comments

Adsense Google Auto Size