Skip to main content
Masni Lamayanti Rambe
Masni Lamayanti Rambe (Foto : Yoheri)

Polisi Hentikan Proses Hukum Laporan Pencemaran Nama Baik Terhadap Masni

Asahan, TuntasOnline.com - Rasa takut masuk kedalam penjara yang  berbulan- bulan sangat menghantui Masni Lamayanti Rambe , 53 Thn, Krani-I, Bagian Personalia PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III (Persero) Kebun Pulau Mandi (KPMDI), Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara, berakhir sudah.

Pasalnya Laporan Pengaduan (LP) Supardi Karyawan PTPN III (Persero) KPMDI ke Polsek Prapat Janji - Polres Asahan, beberapa bulan lalu  yang menuduh Masni Lamayanti Rambe melakukan tindak pidana kejahatan  pencemaran nama baik terhadap diri Supardi, dihentikan Polisi proses hukumnya.

Penghentian proses hukum ini sesuai dengan Surat Penghentian Penyelidikan (SP3),No:SP.Tap/127.a/VI/2022/ Reskrim, tanggal 13 Juni 2022 yang diterbitkan Polsek Prapat Janji-Polres Asahan.

Hal ini disampaikan Masni Lamayanti Rambe, kepada awak Media Sabtu (18/06) saat dikonfirmasi di Kisaran.

" Surat SP3 ini baru kuterima semalam Jumat (17/06) dan setelah kubaca diriku merasa tenang sekali, berarti do'a- do'a Saya selama ini dijabah oleh Allah, SWT.

Firman Allah, itu ternyata benar, bahwa do'a orang yang terzholimi didengarkannya" Kata Masni,

Lanjut Masni Proses perkara ini cukup melelahkan sekali, dan unsur menejemen PTPN III (Persero) KPMDI banyak yang dipanggil oleh Polisi untuk dimintai keterangan, mulai dari sekretaris menejer, beberapa orang Krani, Asisten Personalia Kebun (APK) dan menejer.

Mereka dari unsur menejemen dimintai keterangan karena perkara ini berhubungan erat dengan pekerjaan Saya di perusahaan yakni di bagian personalia.

Perkara ini beberapa kali sudah diupayakan oleh APK dan manajer untuk diselesaikan melalui musyawarah untuk mufakat, hingga konsultan hukum PTPN III (Persero) didatangkan oleh Direksi untuk menyelesaikan perkara ini melalui musyawarah untuk mufakat, tetapi pelapor tetap tidak ada titik temunya.

Hingga kemudian dilakukan penyelesaian melalui Restorative Justice (RJ) di Polsek Prapat Janji, tetapi saat dilakukan RJ Saya memang yang tidak mau berdamai, dan meminta kepada Polisi untuk melanjutkan perkara dan membuktikan kebenaran tuduhannya kepada Saya sesuai dengan ketentuan hukum.

Dan dengan terbitnya SP3 tersebut membuktikan apa yang dituduhkannya kepada Saya tidak terbukti secara hukum " Ujar Masni.

Saat Awak Media, meminta pendapatnya, apakah akan menuntut balik, Masni mengatakan "Dalam perkara ini terus terang Saya sangat dirugikan baik secara materil maupun in materil, dan apakah Saya akan melakukan tuntutan balik hal ini akan Saya musyawarahkan terlebih dahulu dengan keluarga, dan sebagai warga negara  Saya juga punya hak untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan sama dimuka hukum,".

Berikutnya saya akan ajukan permohonan kepada Direksi PTPN III (Persero) agar Saya dimutasikan dari KPMDI, dan permohonan mutasi ini tujuannya untuk keselamatan Saya beserta keluarga.

"Kita tidak tahu apa yang terjadi setelah ini, kemungkinan terburuk bisa saja terjadi kepada Saya dan keluarga, sebab orang yang tidak senang itu pasti melakukan berbagai cara untuk menghabisi kita. Semoga apa yang Saya ajukan nantinya dapat dikabulkan Direksi PTPN III (Persero)," pungkas Masni.

( Y.A.M )

Facebook comments

Adsense Google Auto Size