Skip to main content
Polemik Harga Seragam SMAN 7 Bingungkan Wali Murid
Polemik Harga Seragam SMAN 7 Bingungkan Wali Murid

Polemik Harga Seragam SMAN 7 Bingungkan Wali Murid

Kota Bengkulu, TuntasOnline.com - Polemik pembuatan baju seragam sekolah SMA N 7 Kota Bengkulu semakin membingungkan wali murid, dikarenakan harganya melambung tinggi.

Berdasarkan informasi dari wali murid saat wartawan konfirmasi (2/11) harganya bervariasi dari 2,5 juta hingga 3,4 jt. 

"Iya Pak kami tidak tau berapa harga perstel pakaian, dan berapa harga keseluruhan kalau kami ambil termasuk sepatu," ujar Wali Murid.

Menurut wali murid yang tidak mau disebut namanya karena takut berdampak pada anaknya. 

"Anak kami ditawarkan untuk memesan baju dan sepatu, karena kalau tidak seragam nanti ada pemeriksaan disiplin anaknya bisa kena hukuman kata wali murid," sambungnya.

Saat dikonfirmasi kepada Anoza konveksi selaku pihak yang dipercaya mengurus soal seragam, Elly selaku pemilik mengatakan, bahwa besaran harga tergantung ukuran. Saat ditanya jenis usahanya, beliau mengatakan konveksi dan memesan barang ke Bandung.

Dari penjelasan Pengurus Komite SMAN 7, Pengurus Komite mengatakan pihaknya tidak tahu murid kelas X sudah memesan baju ke salah satu konveksi di Jalan S Parman tersebut.

"Jauh hari kami sudah meminta dengan pihak sekolah mengusulkan tiga penjahit/konveksi untuk diseleksi, penjahit/konveksi mana yang layak untuk melaksanakannya nanti," tuturnya. 

"Tapi kami menyayangkan pihak sekolah sudah mengarahkan kepada Amoza, yang akhirnya berpolemik," sesalnya.

Di sisi berbeda, Kepala Sekolah ternyata Kepala sekolah sedang berada diluar, dan terkait masalah seragam diarahkan pihak sekolah kepada Tomin. Tomin menegaskan bahwa sekolah hanya menyarankan ke konveksi Anoza.

"Kalau mau jahit baju dan kami tidak memaksakan," kata beliau mengakhiri pembicaraan.

Menurut Rafik Ketua LSM Guntur , harusnya pihak sekolah dan komite duduk bersama membahas hal tersebut, undang wali murid karena pengurus komite itu perpanjangan tangan dari wali murid.

"Coba terbuka jangan ada yang ditutup-tutupi. Supaya wali murid tenang menyekolahkan anaknya di SMAN 7," ujarnya. 

Sumber : beritakita.click

Facebook comments

Adsense Google Auto Size