Skip to main content
This block is broken or missing. You may be missing content or you might need to enable the original module.

Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan Pada Penis yang Luka

Tuntasonline.com - Memiliki penis yang sehat tentunya menjadi impian banyak orang, terlebih jika Anda berencana untuk memiliki keturunan. Namun, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan penis luka dan lecet, sehingga hal ini bisa saja mempengaruhi kesehatan organ reproduksi Anda.

Jika memiliki gejala-gejala yang menyebabkan rasa sakit pada penis, Anda dapat melakukan konsultasi dokter online untuk bertanya tentang kondisi Anda.

Berikut informasi terkait penyebab, cara pengobatan, dan cara pencegahan pada penis yang luka untuk pria.

Penyebab Penis Luka

Beberapa hal yang dapat menyebabkan penis terluka, yaitu:

  1. Aktivitas Seksual

Melakukan aktivitas seksual yang berlebihan seperti onani atau melakukan hubungan seksual dengan kondisi yang tidak mulus akibat kekurangan pelumas, mudah menyebabkan lecet pada penis di bagian batang dan kepala penis.

  1. Infeksi Menular Seksual

Penyakit menular seksual, seperti herpes genital dan sifilis yang disebabkan oleh infeksi virus dapat menyebabkan penis mengalami luka atau lecet. Gejala yang muncul pada herpes genital adalah lecet di sekitar penis yang disertai dengan kemerahan dan lentingan berisi cairan disertai rasa panas di area tersebut.

Sementara gejala yang timbul pada penyakit sifilis adalah luka dan lecet di penis yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di area paha dan selangkangan, demam, nyeri otot, dan rasa terbakar saat buang air kecil. Perlu diperhatikan aktivitas seksual yang aman dengan menggunakan kondom serta tidak bergonta-ganti pasangan.

  1. Infeksi Bakteri, Jamur, ataupun Virus

Infeksi pada penis dapat disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan virus. Infeksi ini dapat terjadi karena kurangnya kebersihan area genital maupun penularan melalui aktivitas seksual.

  1. Balanitis

Peradangan di ujung kepala penis yang disebabkan infeksi jamur disebut dengan balanitis. Gejala dari balanitis yaitu lecet, luka, dan munculnya kemerahan pada penis.

Jika kondisi tersebut berlanjut dalam jangka waktu yang lama, gejalanya dapat menyebabkan kepala penis membengkak disertai nyeri. Selain itu, akan  keluar pula cairan dan rasa tidak nyaman saat buang air kecil.

  1. Scabies

Yang dimaksud dengan scabies atau kudis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit Sarcoptes scabiei. Gejala dari scabies berupa bintik kemerahan di seluruh tubuh. 

Parasit ini bisa berkembangbiak pada bagian lipatan dan daerah tubuh dengan kondisi lembab. Penyakit ini bisa menyerang penis dan menimbulkan rasa gatal terutama pada malam hari. Akibatnya, skabies dapat menyebabkan lecet dan luka pada penis.

  1. Alergi Obat

Gejala alergi obat dapat dilihat dalam waktu 30 menit sampai 16 jam setelah mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang mungkin tidak cocok bagi Anda.

Beberapa gejala alergi obat dapat menyebabkan luka disertai rasa panas atau terbakar, sehingga dapat muncul lecet pada penis. Maka dari itu, berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat-obatan yang bisa memicu alergi.

  1. Iritasi bahan tertentu

Penis merupakan organ tubuh yang bisa jadi sangat sensitif dan mudah bereaksi dengan senyawa kimia lainnya. Jika ada gangguan atau iritasi di area intim ini, akan muncul gejala luka, lecet, dan kemerahan.

Beberapa senyawa kimia yang biasa menimbulkan iritasi adalah sabun mandi, detergen yang tidak terbilas bersih di celana dalam, lubrikan alias pelumas seksual, dan zat spermisida yang terdapat dalam kondom.

  1. Ruam pakaian dalam

Lembab karena terlalu lama menggunakan pakaian dalam atau karena pakaian dalam kurang menyerap keringat atau tidak cocok dapat menyebabkan luka/lecet pada penis.

Oleh karena itu, selalu perhatikan jenis pakaian dalam yang digunakan serta rajinlah mengganti pakaian dalam untuk mencegah ruam dan lecet atau luka pada penis.

Cara Mengobati Penis yang Luka

Berikut adalah beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan untuk mengobati penis lecet dan luka:

  • Apabila lecet atau luka disebabkan oleh infeksi jamur, biasanya dokter akan memberikan krim atau obat minum antijamur
  • Apabila lecet atau luka disebabkan oleh infeksi bakteri, cara mengobatinya dengan mengonsumsi obat antibiotik untuk luka di kemaluan sesuai dengan resep dokter
  • Apabila lecet atau luka disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi obat-obatan golongan antivirus adalah cara paling tepat mengobati penis lecet yang dialami
  • Apabila lecet atau luka disebabkan karena alergi obat, hindari pemakaian obat tersebut. Konsumsi obat anti alergi dapat membantu meredakan gejala
  • Cari tahu terlebih dahulu penyebab luka atau lecet pada penis apabila disebabkan karena iritasi dan hentikan pemakaian produk yang menyebabkan iritasi tersebut
  • Apabila lecet atau luka disebabkan oleh skabies, umumnya dokter akan memberikan salep untuk digunakan di area kulit. Sprei, handuk, dan selimut yang digunakan perlu dicuci dengan air panas untuk memastikan kuman skabies tidak kembali menginfeksi
  • Menghindari aktivitas seksual yang kasar atau berlebihan. Pastikan lubrikasi maksimal selama melakukan aktivitas seksual. Jika perlu, gunakan pelumas buatan;
  • Kurangi aktivitas seksual terlebih dahulu atau gunakan kondom untuk mencegah resiko penularan yang akan memperparah keadaan luka atau lecet pada penis
  • Tetap bersihkan area penis walaupun sedang lecet. Selalu gunakan air bersih dan sabun berbahan lembut, seperti sabun bayi, untuk membersihkan area kelamin Anda.

Untuk memastikan penyebab maupun cara mengobati penis lecet yang tepat dan sepenuhnya efektif untuk Anda, sebaiknya konsultasikan keluhan tersebut kepada dokter. Beberapa kelainan kulit membutuhkan pemeriksaan medis mendetail dan pemeriksaan secara langsung agar cepat terobati.

Cara Mencegah Penis Luka

Untuk mencegah terjadinya penis lecet di waktu mendatang, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan dengan beberapa cara berikut ini:

  • Mengenali dan menghindari bahan-bahan yang membuat alergi atau iritasi;
  • Meminimalkan aktivitas seksual yang tidak aman, seperti sering berganti pasangan seksual atau melakukan hubungan seksual dengan orang sembarangan yang tidak dikenal;
  • Membersihkan penis dengan teliti saat mandi;
  • Mengeringkan area penis sebelum menggunakan pakaian dalam; dan
  • Menggunakan pakaian dalam yang cocok dan nyaman serta menghindari pemakaian celana dalam yang ketat.

Itulah beberapa informasi terkait penis yang luka untuk Anda. Jangan menganggap sepele penis yang lecet dan luka, karena kondisi tersebut juga bisa menjadi tanda dari adanya masalah kesehatan. Segera melakukan pengobatan dan konsultasi ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang paling sesuai.

This block is broken or missing. You may be missing content or you might need to enable the original module.

Facebook comments

Adsense Google Auto Size