Skip to main content
Diduga Tiga Oknum Polisi Tembak Warga Lalu Kabur Ini Kata Kapolres Pelabuhan Belawan (foto/et)

Diduga Tiga Oknum Polisi Tembak Warga Lalu Kabur, Ini Kata Kapolres Pelabuhan Belawan

Medan, Tuntasonline.com - Masyarakat Sumatera Utara dibuat geger oleh tindakan oknum personel Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (15/11/22).

Pasalnya, diduga 3 (tiga) oknum Satnarkoba Polres Pelabuhan Belawan menembak mati warga berinisial N (40) yang diduga Bandar narkoba beralamat di gang mapo lingkungan 14, kelurahan pekan labuhan kecamatan Medan labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara pada Senin (14/11/22).

Salah satu warga berinisial Andr menjelaskan berawal ada keributan sepertinya polisi karena ada suara tembakan satu kali letusan, Wak nasib namanya.

"Ada keributan didepan sini, kayaknya polisi, gak lama terdengar ada suara tembakan, satu kali letusan, itulah kami bergegas kedepan, tiba - tiba sikorban sudah berdarah bagian lehernya Wak nasib namanya" ucap Andr.

Saksi warga lainnya yang berada 15 meter dari lokasi mengatakan setelah suara letusan mengatakan petugas lari.

"Lari bang, Polisinya lari bang. Baju putih, dengar suara tembakan kami lari kedepan. gak jauh bang, sekitar 15 meterlah bang dari depan ini kebelakang, yang nampak dua orang baju putih, katanya kasus narkoba bang, tapi udah lama gak main narkoba, udah setahun yang lewat". Katanya.

Terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang SIK SH MH mengatakan Tim Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap bandar narkoba di Jalan Kl Yos Sudarso, Gang Mapo, Lingkungan 14, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

Bandar narkoba yang ditangkap itu bernama Nasib (40) warga Jalan KL Yos Sudarso, Gang Mapo. Dari tangan pelaku disita barang bukti satu bungkus plastik klip sedang yang berisi sabu-sabu 20,91 gram dan pisau besi.

Dijelaskan Kapolres lagi, awalnya personel Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Jalan KL Yos sudarso, Gang Mapo, Lingkungan 14, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

Lalu petugas mendatangi lokasi melihat seseorang laki-laki di dalam rumah. Saat kedatangan petugas laki- laki itu membuang plastik dari jendela kamar langsung melarikan diri.
 
Personel yang melihat itu langsung mengamankan barang bukti sabu serta melakukan pengejaran terhadap laki-laki yang diketahui bernama Nasib.

“Ketika personel Bripka Rudi Simamora melakukan pengejaran terhadap Nasib melakukan perlawanan melakui petugas dengan pisau lipat dan mencoba merebut senjata api petugas yang terselip di pinggang,” katanya, Senin (14/11).

Kemudian, Rahmat mengungkapkan Bripka Rudi Simamora berupaya mengamankan senjata api dari pinggangnya namun pelaku tetap melakukan perlawanan.

“Ketika bergumul dan tarik-tarikan, senjata api milik personel itu meletus hingga mengenai tersangka. Selanjutnya petugas berupaya mengamankan tersangka namun warga datang membela tersangka dengan cara melempari petugas sehingga petugas tidak berhasil mengamankan tersangka. Selanjutnya petugas menyelamatkan diri,” ungkapnya.

(ET/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size