Skip to main content
Penanganan Radikalisme dan Terorisme Polri Gelar Pendekatan Kesisteman Pengelolaan SDM
Penanganan Radikalisme dan Terorisme Polri Gelar Pendekatan Kesisteman Pengelolaan SDM

Cegah Radikalisme dan Terorisme, Polri Gelar Pendekatan Kesisteman Pengelolaan SDM

Karo,TuntasOnline.com -  Polres Tanah Karo, Polres Dairi  dan Polres Pak Pak Bhara melaksanakan acara Pendekatan Kesisteman Pengelolaan SDM Polri Dalam Penanganan Radikalisme dan Terorisme Dimasa Pandemi Covid19, bertempat di Aula Pur Pur Sage Polres Tanah Karo, Rabu (22/09) pukul 10.00 WIB.

"Turut hadir dalam kegiatan tersebut,
 Ketua Tim Supervisi Brigjen Pol. Drs. Sofyan Nugroho S.H, M. Si., M. H, Waket Bid PPTIK,
TIM Pengumpul Data STIK Lemdiklat Polri,
Ketua Tim Kombes Pol. Drs. Chairul Farizal, S.H.
Kombes POL Herry/ Ardyanto, M. Si.
-- Dosen STIK Dr. Supardi Hamid, M. Si.
 Dosen STIK Drm Syafrudin, S. Sos., M. Si.
 Sekretaris Tim Erna Yatmi, S. Pd.
Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo, S.H, S.I.K.
 Para PJU Polres Tanah Karo.
Para Kapolsek/Ta Jajaran Polres Tanah Karo.

Para Personil BagOps, BagSumda, SatIntel, SatReskrim dan SatBinmas Polres Tanah Karo. 

Dalam sambutan Kapolres Tanah Karo mengucapkan selamat datang kepada TIM Peneliti STIK Lemdiklat Polri. 
Dilaporkan bahwa situasi masyarakat Kabupaten  Karo masih kental dengan nuansa  adat budaya, yang mana tutur persaudaran antar penduduk masih sangat kuat, sehingga kasus terorisme dan radikalisme di wilayah Karo tergolong rendah, terkait dengan adat dan tutur persaudaraan tersebut,"bebernya 

"Untuk itu, diharapkan dari kegiatan penelitian ini, dapat menambah wawasan baru kepada personil Polres Tanah Karo dalam melaksanakan tugas khususnya dibidang penanganan Terorisme dan Radikalisme,"tutupnya.

Sementara itu, Sambutan Ketua TIM Pengumpul Data Peneliti STIK Lemdiklat Polri Kombes Pol Chairul Farizal mengatakan, maksud kegiatan ini adalah pendekatan pengelolaaan SDM Polri dalam penanganan Terorisme dan Radikalisme dimasa Pandemi Covid-19. 

Diketahui bahwa, Kabupaten Karo kental dengan  adat dan tutur persaudaraan yang kuat, sehingga tingkat kasus Terorisme dan Radikalisme tergolong rendah, namun pun begitu tidak serta merta kita menganggap wilayah ini seutuhnya aman dari ancaman terorisme dan radikalisme."Tambahnya.

"Tiap personil Polri diharapkan paham akan terorisme dan radikalisme, melaui kegiatan ini akan diteliti sejauh mana pemahaman personil Polres Tanah Karo perihal terorisme dan radikalisme,"jelasnya. 

Lanjutnya menambahkan, perkembangan teknologi memudahkan pelaku terorisme dan radikalisme, menyebarkan paham tersebut kepada masyarakat, untuk itu dituntut peran Kepolisian mengetahui seluk beluk perkembangan terorisme dan radikalisme, terkhusus di masa pandemi Covid saat ini, dimana TNI POLRI, yang sedang fokus menangani pandemi dan percepatan Vaksinasi, jangan sampai kebobolan terkait kasus Terorisme dan Radikalisme, Terangnya.

Diharapkan, melalui kegiatan ini agar disampaikan bila ada persoalan dalam penanganan terorisme dan radikalisme diwilayah, untuk diselesaikan bersama dengan melibatkan semua aspek. 
serta kesiapan personil untuk menerima informasi melalui kegiatan ini, agar penanganan terorisme dan radikalisme di Polres Tanah Karo dapat maksimal.

Diakhir acara dilanjutkan dengan Pemberian Cendera Mata oleh Ketua Tim kepada Kapolres Tanah Karo serta
dilanjutkan Pendalaman Materi oleh Tim dengan tetap melaksanakan prokes yang ketat.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size