Skip to main content
Preman Kampung Diduga Aniaya Supir Taksi Online di Perumahan DL Sitorus
Preman Kampung Diduga Aniaya Supir Taksi Online di Perumahan DL Sitorus

Preman Kampung Diduga Aniaya Supir Taksi Online di Perumahan DL Sitorus

Deli Serdang, Tuntasonline.com -  Pereman kampung melakukan penganiayaan terhadap supir taksi online di perumahan DL Sitorus Dusun IV Desa Sidomulyo Kecamatan biru-biru,pada hariJumat (27/05/2021)sekira pukul 22.05 wib. Kejadian nahas itu bermula saat Herman (Supir online) ingin menjemput penumpang nya.

Aksi anarkis pereman kampung itu telah dilaporkan ke Polsek Biru Biru yang tertuang dalam STPL/B/10/2021/SPKT/POLSEK BIRU BIRU.

Dalam laporan tersebut diterangkan telah terjadi tindak penganiayaan oleh (EG) warga pasar 1 desa Sidomulyo kecamatan biru-biru.


Saat Awak Media Tuntasonline.com menjumpai Herman (driver online) di RSU Sembiring terlihat jelas wajah lebam. Herman menuturkan ihwal penganiayaan yang di alaminya, Sabtu (29/05/2021).

"Pada Jumat malam ada panggilan lewat telepon kepada saya, seorang penumpang yang ingin dijemput di perumahan DL Sitorus, setelah saya sampai Perumahan tersebut saya lihat posisi pagar Perumahan tertutup, lalu saya buka pagar itu tiba-tiba datang laki-laki yang di ketahui adalah (EG) yang mengaku pemuda setempat."terangnya.

"Lalu EG marah-marah pada saya dengan nada tinggi ia berkelakar Kenapa kau bawa mobil ngegas-ngegas sambil memaki dan mengeluarkan bahasa kotor kepada saya lalu menutup jalan dengan berdiri di pagar," jelasnya.

Herman menjawab dengan nada pelan "salah saya apa bang,". Tidak terima dengan jawaban tersebut EG langsung memukul kepala dan wajah Herman.

Saat di pukuli Herman meminta pertolongan kepada kakaknya EG, yang di ketahui bernama (MG) Untuk melerai. Bukannya melerai malah menyuruh adiknya EG tetap memukuli Herman. 

Tak puas rasanya memukuli Herman, EG juga mengeluarkan bahasa kotor dan ancaman "aku tembak kau, mati kau hari ini" lalu EG berlari kedalam rumah untuk mengambil sesuatu yang diduga seperti senjata tajam.

Dengan rasa ketakutan dan wajah yang luka lebam Herman tancap gas untuk menjemput penumpangnya yang sudah menunggu di depan rumah.

Lanjut nya setelah ia ingin keluar perumahan DL Sitorus, ia di stop security dan menyuruh keluar untuk menjumpai MG. 

Lalu ia kembali menjumpai MG dan Martin kembali berkelakar "Udah satu lawan satu saja kalian disini untuk berkelahi" sambil MG mendorongkan EG dari belakang. 

EG langsung kembali memukuli Herman sampai terjatuh. Untungnya istri EG melihat kejadian itu dan langsung melerai mereka.

Tidak terima di perlakukan tindak penganiayaan, Herman bersama keluarga mendatangi sentral pelayanan Polsek biru biru untuk membuat laporan.

Sepulangnya dari Polsek biru-biru Herman merasa pusing dan muntah-muntah, lalu pihak keluarga membawanya ke Rsu Sembiring Deli Tua.

Keluarga Herman berharap kepada pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Sebab sudah membuat suaminya (Herman) luka lebam dan Sampai di opname di rumah sakit.
(ET/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size