Skip to main content
Dewan Apresiasi Langkah Gubernur Rohidin Perbolehkan Mudik Lokal 
Dewan Apresiasi Langkah Gubernur Rohidin Perbolehkan Mudik Lokal 

Dewan Apresiasi Langkah Gubernur Rohidin Perbolehkan Mudik Lokal 

Bengkulu, TuntasOnline.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu mendukung upaya pemerintah pusat bersama dengan Pemerintah Daerah terkait upaya pemutusan mata rantai penyebaran wabah pandemi Covid 19, Kamis (6/5).

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi mengatakan bahwa pada saat ini langkah-langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sendiri yang akan mulai memberlakukan kebijakan masyarakat untuk mudik antar Provinsi, sejak tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Bahkan di setiap wilayah perbatasan akan dibuatkan posko-posko, hal ini merupakan langkah yang sangat tepat.

“Kebijakan pemerintah itu bagus dan perlu di dukung. Tapi kita juga tidak menginginkan ketika kebijakan ini diberlakukan, ada gaya nasional. Jika memang seluruh orang tidak bisa lewat, kecuali yang diisyaratkan agar benar-benar diberlakukan," paparnya.

Edwar menyatakan,  jika kebijakan pelarangan mudik terutama antar Provinsi ini benar-benar dijalankan secara maksimal, masyarakat juga tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid 19 (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan), dalam kehidupan sehari-hari, diyakininya akan dapat meminimalisir hingga menurunkan kasus-kasus.

"Kebijakan itu sangat setuju kalau cuman tidak berlaku antar kabupaten dalam wilayah Provinsi. Terlebih dahulu seperti contohnya, saya sendiri yang bekerja sebagai wakil rakyat provinsi berkantor di Kota Bengkulu, kalau ada pelarangan itu tidak bisa ke kota dong. Jadi pelarangan mudik itu memang sangat tepat antar Provinsi," ungkapnya.

Sementara dari hasil rapat bersama Gubernur Bengkulu dengan Forkopimda Provinsi disepakati, larangan mudik hanya diberlakukan antar provinsi. Sedangkan untuk dalam wilayah Provinsi Bengkulu, masih diperbolehkan.

“Dari Pemprov juga mempersilahkan soal kebijakan itu kepada para Bupati dan Wali Kota selaku pemilik wilayah. Terlebih besok juga masih akan dirapatkan. Pasalnya untuk larangan mudik antar provinsi sudah dilarang,” pungkas Gubernur Rohidin singkat. 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size