Skip to main content
LAMI Desak KPK Usut Tuntas Kasus Kementrian PUPR
LAMI Desak KPK Usut Tuntas Kasus Kementrian PUPR

LAMI Desak KPK Usut Tuntas Kasus Kementrian PUPR

Jakarta, Tuntasonline.com - Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) melakukan aksi damai di Gedung KPK, Kuningan, DKI Jakarta, Kamis,(27/8).

Baca Juga :  Bawa Truk CPO, Sopir dan Kenek Disekap Perampok

Aksi damai LAMI tersebut, mendesak pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar mengusut tuntas dugaan kasus Korupsi di Kementerian PUPR dengan tetap mengikuti protokol kesehatan

Hal ini dijelaskan Koordinator LAMI, Suganda Nahampun Kepada wartawan melalui aplikasi WhatsApp, Kamis(27/8) pukul 11.10 WIB, bahwa Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) menyikapi beberapa kasus korupsi salah satunya kasus dugaan suap di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang melibatkan oknum anggota DPR-RI Damayanti Wisnu Putranti serta Amran Hi Mustary yang merupakan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IX pada Kementerian PUPR, dimana pada kasus tersebut diduga adanya kejanggalan berdasarkan alur komunikasi atau aspirasi, yang semestinya ada
(satker) Kementrian PUPR yang diduga ikut bertanggung jawab.

Untuk diketahui sampai hari ini dari Kementerian PUPR hanya Amran Hi Mustary Mantan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Kementrian PUPR yang telah divonis 6 tahun penjara, sementara yang diduga terlibat antara lain: Damayanti Wisnu Putranti divonis 4,5 tahun penjara,RO divonis 9 tahun penjara, Budi Supriyanto divonis 5 tahun penjara (Mantan Anggota V DPR-RI), Kontraktor Abdul Khoir divonis 4 tahun penjara, Julia Prasetiarini divonis 4 tahun
penjara, Desy Edwin divonis 4 tahun penjara dan Hong Artha John Alfred selaku Direktur dan Komisaris PT. Sharleen Raya, JECO Group sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Oleh sebab itu, Kami dari Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) menyatakan sikap yaitu, agar KPK mengusut sampai tuntas kasus tersebut," kata Suganda usai melakukan aksi damai demonstrasi di Gedung KPK, Kamis 27 Agustus 2020.

Selain itu, LAMI juga meminta KPK agar mendalami dugaan keterlibatan Dirjen Bina Marga Hediyanto. Dan juga "Meminta mendalami dugaan keteribatan Sekretaris Dirjen Bina Marga Ober Gultom," paparnya lagi.

Baca Juga :  Agustus 2020, Harga Sawit di Bengkulu Naik

Suganda menambahkan, KPK juga harus mendalami alur komunikasi atau aspirasi dari DPR ke Kementrian PUPR serta memndesak KPK mendalami dugaan adanya pihak-pihak lain yang diduga terlibat, namun belum di proses sesuai dengan hukum dan melakukan Justice Collaborator bersama Amran Hi Mustary Mantan Kepala Balai pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Kementrian PUPR untuk mengungkap kasus tersebut sampai tuntas," Pungkas Suganda (RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size