Skip to main content
Rakor Penanganan Covid-19 Penegakan Protokol Kesehatan Akan Dibarengi Sanksi
Rakor Penanganan Covid-19 Penegakan Protokol Kesehatan Akan Dibarengi Sanksi

Rakor Penanganan Covid-19, Penegakan Protokol Kesehatan Akan Dibarengi Sanksi

Bengkulu, Tuntasonline.com - Dalam rangka operasi pendisiplinan protokol kesehatan menuju masyarakat yang produktif dan aman Covid-19 di Provinsi Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri bersama Danrem 041/Gamas Bengkulu Brigjen TNI Yanuar Adil gelar Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di wilayah Korem 041/Gamas, Rabu, (12/08/2020) bertempat Gedung Balai Prajurit Bengkulu. 

Baca Juga :  Audiensi Bersama Gubernur, Taspen Paparkan Program Khusus Pesiunan

Dijelaskan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat menyambut baik inovasi yang digagas oleh Danrem 041/ Gamas Bengkulu dalam rangka menghadapi normal baru ini.

"Jadi kita sangat menyambut baik sekali, apa yang di gagas dan di inovasi oleh Danrem 041/Gamas Bengkulu. Ini tujuannya tidak lain dalam rangka menghadapi new normal, yang mana kita bisa beraktivitas seperti biasa tpi dengan protokol kesehatan," ungkap Hamka. 

Sekda Hamka juga mengatakan bahwa hal tersebut akan ditindaklanjuti oleh Peraturan Gubernur. Yang mana peraturan ini masih dalam proses perbaikan dan sinkronisasi dengan intruksi presiden.

"Peraturan Gubernur ini sebenarnya sudah kita buat, tetapi karena untuk menyinkronkan Intruksi Presiden, maka kita akan melakukan perbaikan. Dan mudah-mudahan perbaikan ini dilakukan secepatnya dari beberapa tahapan yang disampaikan Danrem tadi," kata Hamka. 

Dalam peraturan Gubernur terkait sanksi yang diberikan bagi pelanggar, Hamka menegaskan bahwa akan ada sanksi administrasi dan sanksi material yang akan diberikan. 

"Apabila disini kita sudah ingatkan, tetapi masih ada juga yang menyepelehkan aturan tersebut, maka langkah yang tidak main-main kita berikan dengan menyerahkan kepada Penegak Hukum sesuai mengacuh ke Peraturan Gubernur nantinya," tegas Hamka. 

Hal senada juga disampaikan Brigjen TNI Yanuar Adil, dengan menindak lanjuti Intruksi Preseiden (INPRES) Nomor  6 Tahun 2020, keterlibatan TNI/POLRI dalam memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah, khususnya di Provinsi Bengkulu untuk menggelar protokol kesehatan berskala besar. 

"Ada beberapa masukan yang kita berikan ke Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu salah satunya dengan menggelar prokotol kesehatan skala besar, dimana akan memberlakukan sanksi bagi pelanggar," jelas Yanuar. 

Brigjen TNI Yanuar juga mengatakan dalam menggelar protokol kesehatan skala besar ini, harus melewati 4 tahapan yang akan dilakukan, yaitu Rapat Koordinasi, Sosialisasi, Gelar Pasukan, dan Penerapan. 

Baca Juga :  Hari Jadi Polwan ke-72, Polda Kepri Gelar Donor Darah

"Dari 4 tahap tersebut, tahap Sosialisasi ini sangat penting, sehingga masyarakat benar-benar mengetahui, bahwa kedepan dalam kegiatan penegakan protokol Kesehatan akan diberlakukan sanksi, sehingga tidak ada penolakan bagi masyakat," pungkas Yanuar. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size