Skip to main content
F
Foto Bersama Gubernur Bengkulu Bersama APIP dan APH Usai Launching E-Dumas

Jadi Supervisi Pertama KPK RI, E-ngadu Gagasan Pemprov Bengkulu Jadi Percontohan

Bengkulu, TuntasOnline.Com - Launching Aplikasi Sistem Pengaduan Masyarakat Berbasis Elektronik (E-Dumas) digelar bertempat di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu pada Selasa (07/07/2020), menariknya E-Dumas yang dikemas dalam e-ngadu.bengkuluprov.go.id menjadi Supervisi Pertama KPK RI akan menjadi percontohan dan akan diduplikasi KPK RI.

Acara ini digelar secara Video Conference, dihadiri Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah, Pimpinan KPK RI Alexander Mawarta, Ketua Korwil V KPK RI Budi Waluya, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Drs Hamka Sabri MSi, Kajati Bengkulu Dr Andi Muhammad Taufik SH MH, Inspektur Provinsi Bengkulu Heru Susanto SE MM, serta unsur FKPD dan OPD di Ruang Lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu. 

Baca Juga :  Bupati Karo Akan Pimpin Apel Persiapan Tim Pendisplinan

Dalam laporannya, Inspektur Provinsi Bengkulu Heru Susanto menyampaikan beberapa poin mengenai tujuan dilaunchingnya E-Dumas diantaranya :
1. E-Dumas merupakan tonggak terwujudnya kerjasama antara APIP dan APH serta Supervisi dari KPK RI dalam penanganan pengaduan masyarakat terkait indikasi korupsi secara kompeherensif, terintegrasi dan modern di Provinsi Bengkulu,
2. Launching E-Dumas dilakukan untuk melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi dengan melibatkan partisipasi dari masyarakat baik dalam bentuk laporan, keluhan, ataupun pengaduan melalui aplikasi pengaduan dengan mengakses situs e-ngadu.bengkuluprov.go.id, 
3. Launching E-Dumas merupakan bentuk kepastian dan perlindungan negara kepada Pejabat/Aparat Negara dalam melakukan tugas dari kesalahan administratif sehingga upaya penerapan tindak pidana menjadi upaya terakhir dalam asesment penyelenggaraan negara. 

Heru juga menambahkan bahwa upaya penegakkan hukuman pidana kepada penyelenggara negara apabila ditemukan adanya indikasi niat, persengkongkolan, mufakat jahat, penyalahgunaan wewenang/jabatan. Adapun Pejabat penghubung dalam e-ngadu.bengkuluprov.go.id adalah Henny Kauri, S.Pt., MM (Sekretaris Inspektorat Provinsi Bengkulu), AKBP. Harry Irawan, SH ( Kasubdit Tipidkor Reskrimsus Polda Bengkulu) dan Hendri Hanafi, SH.,MH ( Koordinator Bidang Pidsus Kejati Bengkulu)

T

Sementara itu Pimpinan KPK RI Alexander Mawarta mengucapkan selamat kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu karena e-ngadu.bengkuluprov.go.id merupakan pertama yang menjadi supervisi KPK RI, jika kedepan aplikasi ini berjalan dengan baik KPK RI akan menjadikan E-ngadu tersebut menjadi percontohan dan diduplikasikan ke Pemprov dan Pemda yang ada di Indonesia.

"Kami menyampaikan selamat atas peluncuran aplikasi ini, ini yang pertama kali yang menjadi supervisi KPK RI. Harapan kami ke depan aplikasi ini dapat berjalan dengan baik dan kami juga akan menduplikasi ke Pemprov-pemprov dan Pemda-pemda lainnya di seluruh indonesia," ujar Alexander. 

"80% kasus korupsi berasal dari laporan masyarakat, KPK rata-rata setiap tahunnya menerima laporan penyimpangan dan korupsi untuk 6000-10.000 laporan pertahunnya. Ini yang harus kita fasilitasi," sambungnya. 

Alexander juga menyampaikan beberapa poin penting agar E-Ngadu tersebut berjalan dengan baik yakni :
- Aplikasi Mudah diakses
- Identitas pelapor harus dirahasiakan
- Tidak ada sanksi bagi pelapor yang laporannya tidak terbukti
- Bagi pelapor yang pelaporannya terbukti akan diberi apresiasi dan insentif 2 permil dari kerugian negara, contoh : Laporan terbukti dipersidangan dan menyebabkan kerugian Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) dan pelapor menerima insentif Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah). 

"Kami sebenarnya merasa dengan jumlah insentif 2 permil ini sangat kecil bagi pelapor mengingat segala resiko yang ditanggung pelapor. Tapi saya rasa ini perlu direvisi, kemaren kami pernah mengusulkan pelapor yang laporannya terbukti di persidangan mendapat insentif 5% dari kerugian negara," paparnya. 

Baca Juga :  Mediasi Penonaktifan 3 Kades Berlangsung Tertutup, Pemkab Seluma Kukuh Pada Keputusan

Di sisi lain, Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah menyampaikan terima kasihnya kepada Pimpinan KPK RI dan jajaran yang telah secara intensif melakukan pendampingan dan supervisi di Pemerintah Provinsi Bengkulu dan juga Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu. Melalui launching E-Dumas yang dikemas dalam e-ngadu.bengkuluprov.go.id yang terintegrasi langsung dengan APH dan APIP ini merupakan wujud keseriusan Pemprov Bengkulu dalam mewujudkan Pemerintahan yang Berintegritas, Bersih dan Bebas Korupsi. (ReTra). 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size