Skip to main content
UPTD Pelabuhan Perikanan Optimis Tangkapan Nelayan Meningkat
UPTD Pelabuhan Perikanan Optimis Tangkapan Nelayan Meningkat

UPTD Pelabuhan Perikanan Optimis Tangkapan Nelayan Meningkat

Bengkulu, Tuntasonline.com -  Hasil tangkapan nelayan yang berada di UPTD Pelabuhan Perikanan untuk saat ini belum memenuhi hasil yang sangat memuaskan, tetapi itu dikarenakan cuaca laut Bengkulu sangat menghawatirkan dan membahayakan nelayan yang ada di Bengkulu. Sekarang para nelayan sudah bersemangat kembali untuk melakukan aktivitas dikarenakan cuaca sudah membaik.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Nangcik Usman mengatakan pihaknya selalu mengamati hasil tangkapan nelayan yang ada di pelabuhan perikanan terutama untuk armada kapal kursen atau pukat cincin, kemudian kapal bagan apung, kapal alat tangkap pancing tida dan pancing rawai, kapal alat tangkap jaring girnet monokilamen dan multi kilamen untuk saat ini produksinya menurun dikarenakan cuaca.

Baca Juga :  Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan, SAMSAT Self Service Dilaunching

"Hasilnya produksinya turun karena sebelum lebaran nelayan sudah banyak menghentikan aktifitas kemudian setelah lebaran berangkat, sekarang masih dalam oprosional melaut. Dan minggu-minggu ini pada tahap pengisian bahan bakar dan pengisian es untuk berangkat melakukan oprasional penangkapan ikan. Ikan-ikan yang didaratkan disini kebanyakan jenis ikan layang, tongkol dan cakalang," ungkapnya.

Nangcik juga mengatakan bahwa turunya hasil tangkaan nelayan di pengaruhi cuaca ekstrim dan gelombng pasang tinggi.

"Yang pertama pengaruh cuaca, kemarinkan cuaca ektrim, pasang tinggi sesudah lebaran kemaren sehingga ada edaran dari pihak BMKG tinggi gelombang 4-6 meter pada ketinggian gelombang tersebut kami juga menghimbau kepada para nelayan supaya untuk sesaat ini tidak melakukan oprosional penangkapan yaitu pada tanggal 28 mei sampai 31mei kemaren," ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa para nelayan untuk saat ini masih merasakan trauma dengan tersiar kabar satu armada kapal nelayan yang ada di Kota Bengkulu ini hilang.

"Jadi mereka sesudah itu masih trauma juga dan tidak melakukan penangkapan. Kemudian, di tambah lagi satu armada kapal nelayan yang sampai saat ini hilang belum di temukan. Jadi dengan adanya kabar tersebut menambah kecemasan dan trauma kepada nelayan yang lain," ungkapnya. Jum'at (12/6/2020).

Baca Juga : Lurah dan Ketua RT Sesalkan Kualitas Pembangunan Drainase Talang Subur

Nangcik menjelaskan kalau untuk sekarng ini cuaca sudah sangat mendukung makanya sudah banyak nelayan yang meminta surat izin untuk melaut kembali.

"Sekarang ini para nelayan sudah melakukan pengisian es dan bahan bakar minyak. Perkiraan kapal yang akan kembali menangkap ikan itu sekitar 35 unit dan untuk saat ini sudah separuh yang berangkat," pungkasnya. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size