Skip to main content
This block is broken or missing. You may be missing content or you might need to enable the original module.

Cewek-Cewek Seksi di Eks Lokalisasi

Bak Orang tersambar Petir, mungkin ini yang pantas ke Walikota Bengkulu. Kebijakan dan Himbauannya terkait Covid-19 ternyata tidak di indahkan oleh Cawek-cawek seksi yang berada di Eks Lokalisasi. Padahal kita ketahui Sang Wali Kota Helmi Hasan yang notabene berpredikat religius, akan tetapi wilayah nya masih di penuhi dengan cawe-cawe seksi yang mengoda.

Terlebih Lagi surat walikota Bengkulu baru-baru ini membuat Rakyat Panik dan Khawatir. Sibuk dengan mengirim surat Permohonan Karantina Wilayah ke Gubernur Bengkulu akan tetapi melupakan Aktivitas Eks Lokalisasi yang masih Buka. Tertanggal 27 maret 2020 Walikota Bengkulu Helmi Hasan secara resmi mengirim surat permohonan Karantina Wilayah.

Dilansir dari Mediacenter.bengkulukota.go.id, walikota Helmi Hasan menghimbau Pemkot juga akan menetapkan kebijakan maklumat dari Polres Kota Bengkulu untuk mengimbau masyarakatnya agar tidak untuk berkumpul diluar.

“Dengan maraknya penyebaran virus corona kita akan cegah dengan mengimbau masyarakat agar tidak berkumpul dikeramaian, dengan keterbatasan yang ada, pemkot terus melakukan sosialisaai, dengan pencegahan secara maksimal,” tambahnya.

Jumat, 27 Maret 2020, Beberapa media diam-diam mencari informasi terkait masih buka atau tidaknya Eks Lokalisasi tersebut. Ternyata sangat mengejutkan Eks Lokalisasi tersebut benar benar masih buka seperti biasanya.

Banyaknya Gadis yang duduk diteras dengan pakaian yang seksi ini tampak menunggu pelanggan atau tamu Hidung Belang.

Tak Tangung-tangung baru masuk dilokasi tersebut kita sudah disambut Cewek-cewek berparas cantik yang mengoda. Tapi ini sangat disayangkan ternyata tidak sejalan dengan Visi Misi Walikota Bengkulu yang menginginkan Bengkulu Bahagia dan Religius serta tak mengindahkan Himbauan Walikota.

Apakah dengan masih maraknya atau adanya Eks Lokalisasi ini pantas Kota Bengkulu di Bilang Kota Bahagia dan Religius ?

 

Wartawan Dari Desa

 

 

 

 

This block is broken or missing. You may be missing content or you might need to enable the original module.

Facebook comments

Adsense Google Auto Size