Skip to main content
Pelaku Penggelapan Hasil Penjualan Solar Terancam 4 Tahun Penjara
Pelaku Penggelapan Hasil Penjualan Solar Terancam 4 Tahun Penjara

Pelaku Penggelapan Hasil Penjualan Solar Terancam 4 Tahun Penjara

Bengkulu, Tuntasonline.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu menerima pelimpahan tahap II terkait dengan kasus penggelapan hasil penjualan minyak solar dari PT. Wahana Lilin Musi ke PT. PEU Putra Agung, Selasa (11/2/20). 

Husni Ghafar (58) harus mendekam di BUI, pasalnya dia telah melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan hasil penjualan minyak solar dari PT. Wahana Lilin Musi yang di jual ke PT. PEU Putra Agung sebanyak 16 Ton dengan harga Rp. 11.000., /Liter, dengan total harga sebesar Rp. 176.000.000., (Seratus Tujuh Puluh Enam Juta Rupiah). 

Andi Hendrajaya selalu Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan pihaknya telah menerima pelimpahan tahap II dari pihak kepolisian. 

"Iya, hari ini kita sudah menerima pelimpahan tahap II dari pihak kepolisian terkait dengan kasus penggelapan hasil penjualan minyak solar. Ternyata setelah minyak itu dikirim ke PT. PEU Putra Agung tetapi uang hasil penjualan tidak disetorkan kepada PT. Wahana Lilin Musi dan digunaka untuk keperluan pribadi, " terang Andi. 

Atas kejadian ini, PT. Wahana Lilin Musi mengalami kerugian sebesar Rp. 176.000.000,- (Seratus Tujuh Puluh Enam Juta Rupiah). 

Saat ini pelaku sudah dibawa ke Rutan Malabero untuk dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan sebelum kasus ini dilimpahkan ke Pengadilan Negeri. 

"Berdasarkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tutup Andi. (Sr)

ADS1

Facebook comments

Adsense Google Auto Size