Skip to main content
Kepala Dinkes RL Syamsir SKM MKM
Kepala Dinkes RL Syamsir SKM MKM

Wujudkan RL Sehat, Dinkes Galakkan Program STBM

Rejang Lebong, TuntasOnline.com - Tahun 2020 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebog (RL), akan melakukan pembenahan dan perbaikan program demi mewujudkan Rejang Lebong yang sehat. Salah satunya adalah melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

"Namun program STBM ini akan kita lakukan melalui sentuhan perasaan dan pikiran masyarakat, agar mereka terpancing atau terpicu untuk melaksanakan program ini," ujar Kepala Dinkes RL, Syamsir, SKM., MKM, pada TuntasOnline.com, Kamis (23/01/2020).

Terdapat 5 pilar dalam menjalani program ini, pertama  Buang Air Besar (BAB) di WC atau adanya Jamban Sehat, kedua menggalakkan atau mentradisikan cuci tangan pakai sabun sebelum makan, sudah makan dan sudah BAB. Ketiga, pengelolaan limbah pembuangan. Keempat, pengelolaan sampah dan pengadaaan air bersih.

Program ini sifatnya pemicu dengan pendekatan yang menyentuh fikiran dan perasaan untuk mengubah suatu prilaku yang kurang baik, yang lazimnya sudah menjadi kebiasaan dimasyarakat.

Syamsir mencontohkan, masih ada beberapa persen dari jumlah penduduk di Rejang Lebong yang masih Buang Air Besar (BAB) di sungai atau siring. Padahal, masih banyak juga, masyarakat yang mandi dan mencuci menggunakan air sungai yang sama, tentunya sebaran penyakit akan semakin mewabah bila kebiasaan ini tidak segera diubah.

"Misalnya, orang BAB disungai tapi di sisi lain banyak juga yang mandi dan mencuci piring atau pakaian disana, tentunya akan banyak penyakit yang bakal menjangkiti masyarakat. Hal ini yang perlu dirubah, dan tidak bisa hanya sebatas sosialisasi, himbauan, atau pemberitahuan. Sehingga harus dilakukan pendekatan secara personal dengan menyentuh fikiran dan perasaan masyarakat melalui program STBM itu tadi," jelasnya.

Selain itu, di setiap kantin sekolah disiapkan tempat cuci tangan menggunakan galon kecil dan sabun.

Kemudian cara menyentuh masyarakat adalah dengan menampilkan salah satu sample dalam sebuah video, orang yang meninggal akibat tidak hidup sehat, mulai dari ia jarang mencuci tangan atau hal lainnya, hingga ia terkena penyakit dan meninggal dunia. Jadi, langsung ke akibatnya.

Program ini akan menjadi stimulan dalam mewujudkan masyarakat sehat, dan meninggalkan kebiasaan yang kurang baik di kehidupan sehiru-hari.

Ditambahkannya, saat ini program STBM tengah dibumingkan di internal Dinas Kesehatan. Baru kemudian, dibulan Maret program ini akan digelar secara serentak ke masyarakat Rejang Lebong.

"Saat ini, internal (Dinkes) kita dulu yang menerapkan pembenahan. Kemudian, pada bulan maret nanti, Dinas Kesehatan bersama Faskes, Puskesmas, Kader Kesehatan dan masyarakat Rejang Lebong akan bersama-sama menuju hidup sehat melalui program STBM. Harapan kita, tahun ini (2020) masyarakat Rejang Lebong sehat sesuai visi misi Bupati Rejang Lebong," pungkas Syamsir.(Ade) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size