Skip to main content
BNNP Amankan 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
BNNP Amankan 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

BNNP Amankan 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Bengkulu, Tuntasonline.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu berhasil mengamankan 3 orang pelaku penyalahgunaan narkotika di Kawasan Bengkulu Tengah. 

3 orang tersebut terdiri dari 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. 

Awal mulanya penangkapan dilakukan pada hari Senin (16/12/19) sekira pukul 23:00 WIB di Jalan Raya Bengkulu Tengah, KM. 35, Desa  Bajak 1, Kecamatan Taba Pananjung tepatnya di Depan Polsek Taba Penanjung. 

Dimana pada penangkapan ini, berhasil diamankan 2 orang pelaku yakni Rian Adrianto (30) dan Okta Mahendra (29) bersama dengan kendaraan mobil xenia berwarna merah dengan plat BD 1604 AQ. Setelah dilakukan penggeledahan, BNNP berhasil mengamankan barang bukti narkotika berupa bubuk kristal bening yang diduga itu adalah narkotika gol. 1 jenis Sabu dengan berat kurang lebih 100 gram serta 5 butir tablet berwarna biru yang diduga gol, 1 jenis Ekstasi. 

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Tim BNNP kembali berhasil mengamankan narkotika gol. 1 jenis sabu seberat 1,5 gram, timbangan digital, 1 bungkus plastik bening dan catatan hasil penjualan narkotika di Rumah kediaman Rian. 

Kemudian Tim BNNP kembali melakukan pendalaman serta pengembangan dan berhasil mengamankan seorang perempuan atas nama Sulaita, pengusaha salon warga Desa Tanjung Sanai, Kabupaten Rejang Lebong. Dari tangan Sulaita Tim BNNP berhasil mengamankan barang bukti 1 Unit HP dan 1 buah buku catatan dari hasil penjualan narkotika. Jika ditotalkan, jumlah hasil penjualan Sulaita kurang lebih telah mencapai Rp. 500 juta. Sementara, barang bukti narkotika lainnya diduga telah dibuang atau dihilangkan oleh pelaku. 

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Sub Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (SR)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size