Skip to main content
Ter
Terduga Pelaku Diamankan

Ancam Beri Nilai Jelek, Guru Cabuli Murid

Bengkulu, Tuntasonline.com — Satuan Anggota Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu mengamankan seorang laki-laki yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap muridnya di dalam masjid, Minggu (17/11/19) sekira pukul 17:00 WIB. Tersangka mengancam korban jika tidak mau melakukan hal tersebut maka akan diberi nilai kosong.

DS, pria yang ditangkap Satreskrim Polres Bengkulu merupakan salah satu guru di sekolah dasar (SD) swasta islam di Kota Bengkulu. DS ditangkap karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap murid laki-lakinya di salah satu masjid di Kota Bengkulu. 

Saat konferensi pers di Mapolres Bengkulu, Senin (18/11/2019). Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo melalui Wakapolres Kompol I Gusti Adi Wirawan  mengatakan, kejadian tersebut pada malam hari ketika korban sedang beristirahat di masjid. Kemudian tersangka mengancam korban jika tidak mau melakukan hal tersebut maka akan diberi nilai kosong.

“Korban tidak diiming-imingi uang tetapi kalau korban tidak mau melakukan hal tersebut nilainya akan kosong. Tersangka kenal dengan korban karena tersangka merupakan wali kelas korban,” ujar I Gusti.

Kemudian I Gusti juga menjelaskan, kejadian tersebut baru korban yang pertama dan berdasarkan hasil visum itu positif. Sedangkan untuk dugaan adanya korban lain masih terus  didalami oleh penyidik Polres Bengkulu.

“Kita masih kembangkan lagi, apakah ada korban lainnya yang dilakukan oleh tersangka,” kata I Gusti.

Dengan adanya kejadian tersebut, I Gusti menghimbau kepada masyarakat Kota Bengkulu untuk tetap bersama-sama menjaga anak-anaknya yang merupakan generasi penerus bangsa dan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. 

"Dari perbuatannya, tersangka dijerat pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tutup I Gusti. (Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size