Skip to main content
T
Terduga Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

Pelajar Nekat Curi Barang Milik Anggota TNI

Bengkulu, Tuntasonline.com — Satuan Anggota Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu berhasil mengamankan seorang pelajar Kota Bengkulu inisial AH (19) warga Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu. Lantaran diduga telah melakukan tindak pidana pencurian di rumah salah satu anggota TNI di jalan Rinjani 10, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.

Ketika itu, tersangka melewati rumah korban dan melihat kondisi rumah saat itu tengah kosong. Kemudian tersangka mengambil sebilah besi bekas pembangunan yang tergeletak di sekitaran rumah korban. Kemudian tersangka mencongkel ventilasi kaca diatas pintu rumah korban. Setelah ventilasi pecah, tersangka kemudian memanjat dan masuk rumah korban melalui ventilasi tersebut. Setelah berhasil masuk, tersangka langsung melancarkan aksinya mengambil barang-barang berharga milik korban yang ada di dalam rumah dan dimasukkan kedalam 2 tas  yang diambil tersangka dari rumah tersebut. Setelah barang berharga korban diambil, tersangka kemudian keluar dari rumah korban melalui ventilasi yang digunakan untuk masuk dan langsung meninggalkan rumah korban.

Saat konferensi pers, Rabu(13/11/19). Kapolres Kota Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo melalui Waka Polres Kompol I Gusti Adi Wirawan di Mapolres Bengkulu mengatakan, dugaan pencurian ini terbilang nekat dan dilakukan pada 23 Juni 2019 sekira pukul 01.00 WIB. Saat melakukan pencurian tersebut tersangka mengambil barang-barang berharga milik korban dan satu unit senjata api milik korban. 

“Barang-barang milik korban yang diambil tersangka yaitu satu unit TAB, satu unit laptop, satu unit note book, satu unit jam tangan, satu unit Senjata Api jenis (Senpi) Air Softgun dan satu ekor kucing persia,” ujar I Gusti. 

Dengan kejadian tersebut kemudian korban melapor ke Polres Bengkulu untuk ditindaklanjuti. Setelah menerima laporan korban, anggota Satreskrim langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, anggota berhasil mengetahui kediaman tersangka, namun pada saat itu tersangka tidak berada dirumah. Kemudian anggota Satreskrim kembali melakukan penyelidikan keberadaan tersangka dan akhirnya tersangka berhasil ditangkap  di Jalan Dempo, Kecamatan Ratu Agung pada 8 November 2019 sekira pukul 22.00 WIB dan dibawa ke Mapolres Kota Bengkulu.

Dari pengakuan tersangka, hasil curian tersebut sebagian telah dijual dengan harga bervariasi. Namun barang-barang itu telah berhasil diamankan kembali oleh anggota.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 363 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tutup I Gusti. (Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size