Skip to main content
Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna
Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna

6 IRT Jadi Korban Dugaan Penipuan Bermodus Arisan

Bengkulu, Tuntasonline.com - Enam orang perempuan yang berstatus ibu rumah tangga (IRT) merasa dirugikan dan melaporkan ke Kepolisian Resort (Polres), lantaran menjadi korban penipuan bermodus arisan yang diiming-imingi mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari arisan tersebut.

Awal mulanya calon anggota diajak mengikuti arisan dengan jumlah tertentu, kemudian korban dijanjikan akan berikan uang Rp 1, 5 juta, berkelang 15 hari untuk mendapatkan Rp 3 juta. 

Kejadian ini sebelumnya sudah pernah terjadi di Kota Bengkulu.

Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru melalui Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna membenarkan adanya pelaporan terkait dengan dugaan penipuan tersebut. 

"Iya benar, Ada yang sudah melaporkan dugaan penipuan tersebut. Beberapa korban mendapatkan informasi yang diposting lewat Sosmed, karena tergiur mendapatkan uang bisa dibilang keuntungan 100 persen. Setelah dapat uang itu, diputar lagi karena mungkin pihak terlapor ini sudah berhenti atau tidak punya konsumen lagi. Karena merasa dirugikan makanya mereka berenam ini melapor," ujar Indramawan saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (6/11/2019).

Lanjutnya, model arisanya itu seperti Slot, Get dan lain sebagainya, belum tentu arisan bodong kita akan lidik lebih lanjut.

"Dari pengakuan korban, arisan itu dimulai bulan september karena baru 3 orang diklarifikasi dan 3 orang belum, setelah itu baru kita lakukan penyelidikan. Masalah arisan ini kita lihat dulu kalau namanya arisan itu tidak mempunyai keuntungan," jelas Indramawan. 

Indramawan juga menjelaskan untuk sementara yang melapor ada 6 orang dan didampingi oleh penasehat hukum juga. Tidak menuntut kemungkinan masih ada korban lainnya karena terlapor ini banyak mitranya atau temannya di Kota Bengkulu. (Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size