Skip to main content
Tanamkan Kepedulian Terhadap Arkeologi Sejak Dini
Tanamkan Kepedulian Terhadap Arkeologi Sejak Dini

Tanamkan Kepedulian Terhadap Arkeologi Sejak Dini

Bengkulu, Tuntasonline.com - Menanamkan nilai kepedulian terhadap sejarah memang lebih efektif dilakukan sejak usia dini. Untuk itu Balai Arkeologi Sumatera Selatan menggelar Fieldschool rumah peradaban dengan tema “Arkeologi dan pendidikan” dengan sasaran pendidikan anak usia dini (Paud). 

Kegiatan tersebut digelar mulai 28 Oktober sampai 1 November 2019 di Benteng Marlborough, Bengkulu. Dengan mendatangkan dosen arkeologi Universitas gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Dr. Daud Aris Tanudirjo, M.A.

"Mewariskan sesuatu terutama nilai-nilai itu sebaiknya dilakukan sejak awal. Oleh karena jika sasarannya anak PAUD itu ya masuk akal. Jadi ya seperti saya sendiri mengalami anak anak saya juga dulu sering kali ikut kegiatan seperti ini. Jadi kegiatan penggalian seperti seolah-olah arkeolog gitu," ungkap Dr. Daud Aris Tanudirjo, M.A.

Beliau juga mengatakan selain untuk memunculkan kecintaan anak-anak terhadap benda-benda bersejarah, hal tersebut juga dapat mempererat hubungan emosional pada anak.

" Disitu jadi tidak hanya kegiatan, ini juga memunculkan nilai nilai seperti menghargai orang lain, dan kerjasama. Nah itukan otomatis akan tertanam," pungkasnya.

Hal demikian diungkapkan oleh R.Wahyu Dharma Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, bahwasanya sejarah kebudayaan itu tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan.


"Kegiatan ini kita lakukan karena memang arkeologi merupakan bagian dari kebudayaan, dengan sendirinya dari dulu memang sudah ada di kita. Jadi dengan pelajaran seperti sejarah di sekolah-sekolah itu tidak dapat dipisahkan dari dunia arkeologi," kata Wahyu. (Maris)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size