Skip to main content
Pembuatan Galian Sumur Bor Grenn Spa Diduga Tidak Kantongi Izin
Pembuatan Galian Sumur Bor Grenn Spa Diduga Tidak Kantongi Izin

Pembuatan Galian Sumur Bor Grenn Spa Diduga Tidak Kantongi Izin

Labuhanbatu, Tuntasonline.com -Pembuatan galian sumur bor Grenn Spa di jalan Ahmad Yani Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu diduga tidak kantongi izin dalam pengerjaan galian sumur bor tersebut.

Iwan warga air paing kecamatan Rantau Utara Kabupeten Labuhanbatu mengaku sebagai mandor dalam pengerjaan galian sumur bor tersebut pada saat di konfirmasi wartawan minggu (08/09/2019) mengatakan.

"Kalau pengerjaan sumur bor ini untuk Grenn Spa dan kami hanya di suru untuk mengerjakan nya saja, kalau terkait surat izin dalam pengerjaan nya tanya aja langsung sama pihak yang di grenn spa," bilang iwan.

Dalam hal ini, Penanggung Jawab Grenn Spa Obrin pada saat di konfirmasi wartawan Senin (09/09/2019) mengatakan "Memang kita belum punya izin karena sebelum pengeboran kita sudah konfirmasi dulu ke penanggung jawab konflek ini yang berinisal ko cnlay kita tanyakin," ujarnya. 

"ko gimana ni kita mau pasang sumur bor disini kira-kira kita perlu izin apa tidak terus kata koko itu tidak perlu, dan koko itu pengalamannya pernah ngebor ngebor memang dia tidak ngurus izin sebelum nya," tambahnya.

Lebih lanjut, Obrin menambahkan ya kita harus hargai juga kan koko itu sebagai penanggung jawab konplek ini, memang ruko ini kan punya keluarganya.

"Pengeboran ini maksimal tujuh hari kerja dan ini sudah keempat kali kita ngebor dua di belakang dan satu di depan dan ini lah yang ke empat. Sementara kita berusaha dan selama ini kita beli air terus dan sudah terlalu tinggi ongkos nya dan itu tidak tertanggung dan iya  (penaggung jawab)," katanya. 

Ketika ditanyakan apakah pembuatan sumur bor ini untuk rumah pribadi atau untuk bisnis, lalu si penanggung jawab mengatakan "Sumur bor ini digunakan untuk bisnis" tutup nya,".

sementara itu kepala dinas pendapatan daerah kabupaten Labuhanbatu Tomy Harahap melalui Kasubdit bidang pengendalian Pelaporan Boy Rinaldi pada saat dikinfirmasi mengatakan, "Bahwa izin bukan dari kita, kita hanya mengutip pajak, kalau terkait izin ke dinas perizinan," ucapnya. 


Harapan kami setiap wajib pajak harus mengurus izin sehingga akan menambah pendapatan asli daerah (PAD) Khusus pemkab Kabupaten Labuhanbatu, tambahnya.

Di tempat terpisah, Kepala dinas perizinan dan terpadu kabupaten Labuhanbatu Faisal Amri Siregar melalui kabid pengkajian pengembangan Jamal Siregar.


"Untuk dinas perizinan ini kami tidak ada mengeluarkan izin," ucapnya dengan singkat," (Paris)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size