Skip to main content
Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna
Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna Saat Memberikan Keterangan Pers

Dugaan Korupsi di DKP, Penyidik Polres Tunggu Audit dari BPK

Bengkulu, Tuntasonline.com — Penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan atau rehabilitasi sarana dan prasarana pokok unit perbenihan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu tahun 2018 yang diduga pekerjaannya tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terus di geber oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bengkulu.


Untuk saat ini, kurang lebih sudah ada 14 orang saksi yang telah dimintai keterangan, baik dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun swasta yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Saat diwawancarai di Polres Bengkulu, Kapolres Kota Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo melalui Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna mengatakan sejauh penyidik sudah memintai keterangan terhadap 14 orang saksi dan sejumlah dokumen hasil sitaan dari penggeledahan yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu masih terus didalami. 

Indramawan mengungkapkan, pihaknya baru saja melaksanakan ekpos di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Bengkulu dan menyampaikan hasil dari penyidikan yang telah dilakukan sejauh ini, dan untuk sementara waktu penyidik masih menunggu pihak BPK untuk melakukan audit estimasi kerugian yang dialami negara. 

“Kita tadi menyampaikan terkait temuan-temuan kita dan apa yang sudah kita laksanakan. Untuk kerugian negara kita masih menunggu hasil resmi dari BPK semoga bisa cepat dan tahun ini bisa terkejar,” ujar Indramawan.

"Untuk tersangka dalam kasus ini pihaknya masih menunggu hasil audit resmi dari BPK, kemudian bukti-bukti serta keterangan-keterangan saksi untuk menemukan siapa aktor utama dalam dugaan korupsi tersebut," tutup Indramawan. (Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size