Skip to main content
Jelang Tahap II Kasus OTT Kepahiang 2 Tersangka di amankan di Rutan Bengkulu
Jelang Tahap II Kasus OTT Kepahiang 2 Tersangka Diamankan di Rutan Bengkulu

Jelang Tahap II Kasus OTT Kepahiang, 2 Tersangka Diamankan di Rutan Bengkulu

Bengkulu, Tuntasonline.com - JPU bidang Pidsus Kejari Kepahiang melaksanakan tahap II kasus OTT dana desa. Saat ini 2 orang tersangka dititipkan di rutan Bengkulu, Kamis (22/8/2019).

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang beberapa waktu lalu menetapkan 2 orang tersangka yaitu SU (45) sebagai Ketua DPC Badan Peneliti Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Kepahiang dan CAS (40) sebagai ketua Divisi Advokasi dan Hukum Badan Peneliti Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Kepahiang, akhirnya dijebloskan ke Rutan Bengkulu, Kamis (22/8/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Keduanya diketahui merupakan suami istri. Mereka diduga melakukan intimidasi terhadap  kepala desa dengan modus akan melaporkan penyimpangan dana desa kepada penegak hukum jika tidak mau memberikan sejumlah uang. Dari hasil OTT tersebut, Tim Kasintel Kejari Kepahiang berhasil mengamankan barang bukti sejumlah uang senilai Rp. 30 Juta.

Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang, Lalu Syarifudin melalui Kasi Pidus Rusydi Sastrawan membenarkan serah terima antara jaksa penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap dua orang tersangka dan akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu.

"Untuk bukti ataupun fakta dalam penyidikan ini hampir sama saat kedua tersangka terkena OTT yakni uang Rp. 30 juta dari tiga desa (Dana Desa)", Ujarnya Rusydi.

Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat  Undang-Undang Tipikor yakni Pasal 2 dan Pasal 3 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Selanjutnya, kedua tersangkan akan dilakukan penahanan SU di Rutan Malabero dan CAS di Lapas Perempuan Kelas II B bengkulu selama 20 hari kedepan. (Cw3)

Tags

Facebook comments

Adsense Google Auto Size