Skip to main content
F
Foto Bersama Usai Pertemuan ADHKI

Buka Pertemuan ADHKI, Gubernur Harapkan Percepatan IAIN Berubah UIN

Bengkulu, TuntasOnline.Com -  Selepas membuka Acara "Pertemuan Asosiasi Dosen Hukum Keluarga Islam Se-Indonesia dan Seminar Internasional" bertempat di Grage Hotel Bengkulu (17/07/2019). Gubernur Rohidin Mersyah inginkan percepatan IAIN (Institut Agama Islam Negeri) ganti Status menjadi (UIN) Universitas Negeri Islam.

Gubernur Rohidin Mersyah menjelaskan bahwa agenda ini begitu penting, karena kajian ini diharapkan dapat membentengi keluarga dalam konteks Islami.

"Tentu kita melihat ini adalah hukum keluarga islam, artinya penting bagaimana membentengi keluarga dalam fotmat hukum Islam yang benar. sehingga keluarga benar-benar menjadi entitas terkecil yang bisa  membangun sebuah bangasa," kata Rohidin Mersyah.


"Kalau keluarganya kuat dan utuh pasti akan terproteksi dengan baik, dan saya kira semuanya akan berjalan dengan baik. Maka, relasi hukum keluarga islam menjadi sangat penting untuk kita pahami sekaligus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari," tambah Rohidin.

Saat ditanya oleh awak media terkait harapannya terhadap IAIN, Bapak Gubernur menjawab bahwa ia sangat berharap IAIN Bengkulu segera berganti status menjadi Universitas.


"Kita sedang berjuang dengan Pak Rektor untuk meminta penjadwalan ulang supaya dapat bertemu oleh ibu Puan Maharani Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, (Kemenko PMK RI), bagaimana kita bisa memperjuangkan IAIN Bengkulu agar segera bisa dinaikkan statusnya menjadi universitas dan Saya kira ini perlu mendapatkan dukungan dari kita semua. Tadi pak Rerktor berbicara kepada saya, kapan kita bisa Audiensikan kembali kepada bu menteri untuk menyampaikan bahwa ini betul-betul kebutuhan masyarakat bengkulu," ujar Rohidin. 

Orang nomor satu di Provinsi ini begitu berharap supaya IAIN berganti status menjadi Universitas dan berharap supaya bisa menciptakan bengkulu sebagai kota mahasiswa.

"Harapan saya IAIN akan segeta menjadi universitas bisa membukan fakultas-fakultas baru dab prodi-prodi baru sehingga bisa menciptakan kotamahasiswa," kata Rohidin mersyah.(Cw2)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size