Skip to main content
Buron 8 Bulan, Pelaku Pembunuhan Didor
Terduga Pelaku Diamankan

Buron 8 Bulan, Pelaku Pembunuhan Didor

REJANG LEBONG, TuntasOnline.com - Akhirnya salah satu pelaku pembunuhan terhadap Herman (29) warga desa Apur, kecamatan Sindang Beliti Ulu, kabupaten Rejang Lebong, Nopi (29), warga Lubuk Linggau, dihadiahi timah panas setelah menjadi buron selama 8 bulan dan berupaya kabur saat dilakukan pengejaran terhadapnya.

Disampaikan Kapolsek PUT, Iptu Djarkoni, saat pers rilis di Mapolres RL, Senin (17/06/2019). Tersangka Nopi merupakan salah satu pelaku tindak pidana Pembunuhan, dengan cara menusuk korban dengan senjata tajam hingga menyebakan korban meninggal dunia. Adapun kedua rekan lainnya saat ini masih buron dan identitas mereka sudah pihaknya kantongi dan posisi terakhir mereka. "Akibat ulah para pelaku, korban mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya, antaranya, punggung kiri, dada kiri, perut kiri dan paha kiri, sehingga akibat penusukan tersebut korban meninggal dunia," ujar Kapolsek.

Kemudian ditambahkannya, peristiwa penujahah tersebut terjadi pada Bulan Oktober 2018 lalu, motifnya ada perkelahian antara korban dan para tersangka. Lantaran, korban mencurigai  jika tersangka telah mencuri motor miliknya, sehingga tersangka tak terima dan terjadilah perkelahian. Antara korban dan tersangka juga ada hubungan pertemanan.

Untuk penangkapan, tersangka, pihaknya mendapat informasi dari warga, jika tersangka tengah berada di , kabupaten OKI Sumsel, lalu mendapat informasi tersangka pindah ke Mesuji Lampung, lalu ada Informasi lagi tersangka pindah ke Tulang Bawang Lampung. Disitulah pihaknya berhasil menciduk tersangka di rumah warga saat tengah bekerja sebagai instalaser listrik, pada Sabtu (15/06/2019) pukul 14.00 wib. Lantaran, pelaku mencoba kabur saat dilakukan pengejaran oleh Tim, maka terpaksa pihak kepolisian menghadiahi 2 timah panas ke kaki kiri dan kanannya.

"Saat ini pihak akan tetap melakukan penyidikan pengembangan lanjutan terhadap tersangka. Apalagi, tersangka merupakan resedivis kasus curas 363 dan tersangka satu ini sudah dikenal licin dalam setiap aksinya, dalam kasus ini tersangka dapat terancam 12 tahun pidana penjara," pungkas Djarkoni.

Facebook comments

Adsense Google Auto Size