Skip to main content
U
Ketua MUI Bengkulu Prof. Dr. Rohimin

Multaqo Guna Menjaga Stabilitas Keamanan Pasca Pemilu 2019 

Bengkulu, Tuntasonline.com -  Banyaknya isu dan provokasi menjelang pengumuman hasil Pemilu 2019 menimbulkan kekhawatiran terjadinya perpecahan. Mengingat NKRI merupakan bentuk negara yang sesuai dengan islam yang rahmatan lil alamin di Indonesia , Pancasila adalah dasar negara dan falsafah bangsa.

Oleh karenanya pada 3 Mei 2019 telah dilakukan Multaqo atau pertemuan para ulama di Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Yang dipimpin oleh KH. Maimun Zubair dan Habib Luthfi, hal ini agar masyarakat tetap menjaga stabilitas keamanan dan Ukhuwah Islamiyah Pasca Pemilu 2019. Multaqo ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Bengkulu.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari hasil  multaqo ulama, habaib, dan cendikia muslim tanggal 3 Mei 2019 yang lalu. Melalui pertemuan ini kita menyampaikan kepada masyarakat untuk berlapang dada, dan tidak mudah terpengaruh dengan isu pengumuman hasil pemilihan umum," ucap Prof Dr Rohimin, (19/5/2019).


Ketua MUI Bengkulu menambahkan melaui kegiatan sosilaisasi tersebut, seluruh Pesantren di Provinsi Bengkulu dan MUI Provinsi Bengkulu menghimbau agar masyarakat Bengkulu menghindari dan menangkal aksi-aksi provokasi dan kekerasan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. 

"Mari kita terima hasil dari sistem Demokrasi yang sudah bejalan, kita serahkan semuanya kepada pihak yang berwenang secara hukum dan kita fokus kembali untuk membangun Ukhuwah Islamiyah dan kembali kepada Persatuan Indonesia. Siapapun pemimpin kita nantinya, itulah yang harus kita dukung, kita doakan, dan kita bantu bersama untuk mewujudkan NKRI yang aman dan damai," tutupnya.

Berikut 8 poin hasil multaqo ulama, habaib, dan cendikia muslim:

1. Menegaskan kembali kesepakatan pendiri bangsa dan alim ulama bahwa NKRI adalah bentuk negara yang sesuai dengan islam yang rahmatan lil alamin di Indonesia , Pancasila adalah dasar negara dan falsafah bangsa.

2. Mengajak umat Islam menyambut bulan Ramadhan 2019 dengan meningkatkan ukhuwah islamiyah, menjalin silaturahmi, menghindari fitnah dan tindakan melawan hukum (inskonstitusional), sehingga kita memasuki Ramadan dalam keadaan suci dengan berharap mendapat ampunan Allah dan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri.

3. Mengimbau umat Islam untuk bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan dan situasi kondusif, mengedepankan persamaan di atas perbedaan selama dan sesudah Ramadan sehingga mampu menjalankan ibadah secara khusyu dan penuh berkah.

4. Mengajak umat Islam menangkal aksi-aksi provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

5. Mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk senantiasa menaati tata peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di seluruh NKRI. Hal ini sangat jelas diajarkan di dalam agama Islam.

6. Mengajak umat Islam untuk tidak terpancing melakukan aksi inkonstitusional. Baik langsung atau tidak langsung yang bertentangan dengan Islam.

7. Mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk berlomba-lomba dalam kebaikan memajukan ekonomi masyarakat.

8. Mengumumkan bahwa multaqo ini akan dilakukan terus menerus untuk mengawal kesepakatan hari ini. Kami mengajak seluruh umat islam melakukan sosialisasi hasil multaqo pertama ini melalui berbagai forum kegiatan.(Cw1)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size