Skip to main content
Suasana Rapat
Suasana Rapat

Bappeda Litbang Gelar Rapat Triwulan III

Kaur,Tuntasonline.com - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Kaur menyelenggarakan Rapat Monitoring, Evaluasi Pengendalian dan Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan Kabupaten Kaur Triwulan III Tahun Anggaran 2018.

Rapat dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Perekonomian Setda Kaur Zailan S.pd didampingi Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Kaur, Hendris SE. M.si di Aula Pertemuan Kantor Bappeda Litbang Kaur, yang diikuti oleh perwakilan OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Kaur pada Kamis pagi (12/10).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja setiap OPD dalam hal serapan dana, baik itu dana yang bersumber dari APBD murni, Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Tugas Perbantuan (TP)dari pusat. Selain itu juga untuk mengidentifikasi permasalahan yang mungkin terjadi dalam hal serapan dana di masing-masing OPD terutama dalam hal capaian target.

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Kaur Alian Suhadi S.pd Melalui Sekretarisnya Hendris M.si mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilakukan secara face-to-face karena serapan anggaran triwulan III ini secara akumulatif baru di kisaran 65 Persen selain itu kegiatan ini dilakukan untuk mengecek dan mengevaluasi progress kegiatan di seluruh OPD se-Kabupaten Kaur.

Sementara Assisten I Pak Zailan, S.pd., menerangkan perlunya kegiatan monev ini untuk mengkoreksi kelemahan-kelemahan dan kekurangan dari pelaksanaan program kegiatan di setiap OPD sehingga dapat diatasi, dicarikan solusi sehingga selaras dengan visi dan misi bupati kaur dalam memajukan Kabupaten Kaur.

Lebih lanjut dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Bappeda dan Litbang menerangkan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi diutamakan berbicara program bukan angka serapan anggaran, hendaknya program dan kegiatan yang dibuat itu sesuai dengan visi dan misi bupati mengikuti kebijakan money follow program.

“Apabila ada kegiatan yang tidak berkesesuaian dengan program harus dibatalkan. selain itu hasil monev tahun ini akan dijadikan landasan pelaksanaan program dan kegiatan tahun depan di 2019” terangnya.

Selama kegiatan ini berjalan terungkap bahwa secara umum serapan anggaran triwulan III di setiap OPD mayoritas diatas 70%, hanya saja OPD dengan anggaran besar masih banyak yang serapan anggarannya kurang dari 50% sehingga hal ini mempengaruhi serapan anggaran secara keseluruhan.

“Dari penjelasan perwakilan OPD yang bersangkutan diketahui bahwa hal tersebut diakibatkan adanya masalah teknis administrasi yang belum selesai sementara progress fisik kegiatan sudah 70%.,”tukasnya. (Andy/Adv)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size