Skip to main content
Tampak Aset yang dibiarkan terbengkalai di DPRD Provinsi Bengkulu
Tampak Aset yang dibiarkan terbengkalai di DPRD Provinsi Bengkulu

Aset DPRD Provinsi Dibiarkan Terbengkalai, Penggurus Barang Sibuk Ngurus Proyek

Bengkulu, Tuntasonline.com - Miris, seharusnya aset bisa dipergunakan sebagaimana mestinya tapi tidak dengan yang ada di DPRD Provinsi Bengkulu seolah membiarkan Barang-barang terbengkalai hingga rusak,Penggurus Barang Tidak peduli Sibuk mengurusi Proyek,Senin (03/9).

Pantauan Wartawan Tuntasonline.com Aset yang bisa dibilang terbengkalai iyalah Lemari besi,Meja,Kursi dan aset yang ada di Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu. 

Kabid Barang milik daerah (BMD) BPKD Provinsi Bengkulu Syahrul Azwari, S.Sos saat di hubungi Via Telpon mengatakan aset yang ada di DPRD Provinsi itu sudah masuk usulan untuk di musnakan atau dihapuskan,kemarin kami sudah kesana mengecek barang tersebut tapi kami meminta untuk dipilah-pilah mana barang yang masih bisa dipakai mana yang tidak bisa dipakai, mana barang yang terbakar mana barang yang tidak masuk golongan tidak terbakar tapi disatukan.

"Kami pihak BMD sudah kesana mengecek barang tersebut dan kami meminta agar barang yang terbakar dan barang yang tidak terbakar dipisahkan karena itu kan masih ditumpuk ditempat yang sama",ujarnya.

Lanjut syahrul menambahkan jangan sampai barang itu tetap disatukan jadi nantinya membuat binggung dan sudah kami jelaskan tapi pihak DPRD belum ada semacam tidakan. 

"Sudah kami kasih tau Pihak DPRD tapi hingga saat ini belum ada semacam Tidakan",pungkas Syahrul. 

Intinya pihak DPRD meminta pemusnahan cuma kita mau musnahkan harud tau dulu barang-barang yang mau kita musnahkan akan tetapi pihak DPRD tidak ada keseriusan untuk mengurus itu, tapi seandainya dipanggil pimpinan Mereka (DPRD, red) menyalahkan kami (BMD, red) padahal kami sudah datang kesana meminta agar barang dapat dipilah-pilah tapi pengurus barang yang ada di Sekwan itu Cuek,ujar Syahrul.

Pihak BMD sudah melakukan penelitian terhadap barang-barang yang diusulkan untuk penghapusan akan tetapi untuk kelanjutan untuk memilah barang yang telah diusulkan,itu kita (BMD,red) dipisahkan tapi dari pihak sekwan kan tidak ada keseriusan,tambah Syahrul. 

"Pengguna Barang di DPRD itukan Sekwan,kalau di Dinas itu kadis nah mereka kan kalau pengguna barang pasti ada penggurus Barang,seharus penggurus barang itulah yang bekerja, Sibuk Ngurusi Proyek kalau mau tau maka tidak peduli dengan barang-barang yang rusak dan masih bagus, jadi tidak peduli sibuk penggurus barang ngurus Proyek bae gawenyo",tutupnya. (Rahmad) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size