Skip to main content
Kondisi pemblokiran Jalan terkait Permasalahan Nelayan
Kondisi pemblokiran Jalan terkait Permasalahan Nelayan

Jalan Pulau Baai Diblokir Nelayan Trawls, Macet Tak Terelakan

Bengkulu, tuntasonline.com - Masalah Trawls di Bengkulu kini kian memanas, Mereka menilai Plt Gubernur Bengkulu belum menemukan solusi yang pas terkait permasalahan Mereka, Merasa tidak mendapat solusi yang tepat Nelayan Trawls dan Pedagang ikan gelar Aksi di Tempat Pelelangan Ikan Pulau Baai (07/03/2018) pukul 10:00 WIB. 

Massa yang merupakan gabungan dari Nelayan Trawls dan Pedagang Ikan ini diperkirakan berjumlah 700 orang. Dalam Aksi ini Mereka memblokir akses jalan utama Kampung Melayu dengan menggunakan Kayu dan Perabotan rumah tangga. 

Alhasil karena pemblokiran ini, terpantau dari tuntasonline.com Kendaraan angkutan barang dan Angkutan Umum yang menggunakan akses ke jalan utama Kampung Melayu serta Pelabuhan terhenti dan macet hingga 1 Km. Sempat ada truk Batu bara yang menerobos massa untuk masuk ke Pelabuhan, Aksi pun ricuh Massa pun memecahkan Kaca Truk tersebut. 

Sementara Pihak Polisi dan Dalanal Bengkulu berhasil menghalau Massa, meskipun sudah bisa dihalau Massa ini bertekad akan tetap melakukan aksi sampai diperbolehkan melaut. Karena selama Mereka dilarang, hidup Mereka terkatung-katung.

Dalam penuturan salah satu Massa yang tidak mau menyebutkan namanya ini. Aksi tersebut digelar bukti kekecewaan Nelayan Trawls yang tidak mendapat kejelasan oleh Pemerintah serta dilarangnya melaut yang menyebabkan Mereka geram.

"Kita dilarang melaut tapi alat untuk melaut tidak diganti. Bagaimana kami mau hidup dan makan" ujarnya.

Dari informasi yang diterima tuntasonline.com setelah satu Jam gelar Aksi, Massa berkumpul di TPI Pulau Baai guna bertemu dengan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah untuk meminta solusi yang pasti. (ReTra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size