Skip to main content
Tabur Bunga Di Makam Pahlawan
Tabur Bunga Di Makam Pahlawan

Hari Pahlawan 2017 Diperingati di Makam Kiras Bangun

Sumut, tuntasonline.com - Hari Pahlawan dengan tema " Perkokoh Persatuan Membangun Negeri" yang diperingati saat ini berdasarkan pada perisitiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi Dunia, yakni persitiwa pertempuran 10 November 1945 di suurabaya, hal ini (10/11) pukul 10.00 wib.

diadakan Acara Ziarah ke Makam Pahlawan Kiras Bangun ( Gara Mata) oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang, Kapolres Tanah Karo AKBP Rio Nababan, Kajari Karo Gloria Sinuhaji, Kasdim 0205/TK Mayor Inf A.Sidauruk, Pengadilan Negeri Kabanjahe B. Ginting di desa Batu Karang Kec.Payung Kab.Karo.

" Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam sambutan pidatonya, menyampaikan Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada Dunia Internasional, betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai Ras,Suku,Agama,Budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan bersama-sama, melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, Jiwa Raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang mana antara lain kita mengenang sosok pahlawan dari daerah Tanah Karo Simalem.

" Djamin Ginting dari kampung suka,Selamat Ginting dari kampung Kuta Bangun, Kiras Bangun (Gara Mata) dari kampung Batu Karang, dimana kita sudah bersama-sama mengadakan Acara Ziarah /Tabur bunga ke Makam Pahlawan Tersebut." Terang Terkelin Brahmana

" Ketiga Resimen ini didaerah kedudukan masing-masing dikatakan oleh Bupati Karo, mereka dengan gigih bertempur secara Frontal berhadapan dengan musuh, pertempuran paling dekat dan paling hebat dari tahun 1949 dengan tentara Belanda, Tentara Sekutu. Jumlah korban jiwa ribuan dari ketiga Resimen ini,Korban nyawa yang gugur di Medan perang hampir sama dengan pertempuran 10 November 1945 di Surabaya", Sebutnya

" Dan harus kita ketahui, Surabaya, Tanah Karo,Dairi,Aceh Tenggara yang terkenal dengan pertempuran "BUMI HANGUS", maka setelah kemerdekaan pemerintah pusat, Presiden Soekarno menetapkan bahwa " Makam Pahlawan di Indonesia Hanya dua yaitu, satu di Surabaya dan satu di Kabanjahe (Tanah Karo), oleh sebab itu patutlah kuta bangga dan mengenang perjuangan mereka dari tanah karo yang begitu gigih dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan NKRI, Jelas Terkelin Brahmana

" pada kesempatan ini saya mengajak sekalian untuk terus berjuang,bekerja,Berkarya bagi masyarakat maupun bagi pahlawan bagi Negeri ini, dan kepada Seluruh keluarga pahlawan yang hadir disini, kami mengucapkan terima kasih dan kita tetap berdoa agar pahlawan kita ini diberikan tempat yang sewajarnya disisi Tuhan.Tutup Terkelin.
Sementara itu, Taufan Agung Ginting(mantan anggota Dprd Sumut) minta kepada Pihak yayasan dan Pemkab Karo, agar segera memindahkan tulang belulang Pahlawan Nasional Kiras Bangun, dari Pemakaman Umum ke makam Pahlawan Nasional Kiras Bangun yang sudah dibangun Pemerintah, ujar Ginting yang diamini oleh Frans Maradona Bangun mewakili masyarakat desa Batukarang.
Mewakili pihak keluarga,Ir.Astrayuda Bangun (anggota Dprd Sumut), mengapresiasi acara Jiarah tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Kiras Bangun (Gara Mata), kiranya acara seperti ini tetap berkedinambungan, ujarnya.

Hadir dalam acara ziarah Makam Kiras Bangun,Personil TNI/POLRI, Para ASN Pemkab Karo, Camat payung, Jepta Tarigan, Muspika Kec.Payung, Keluarga pahlawan Nasional Kiras Bangun (Gara Mata) , siswa/i pramuka, tokoh masyarakat Sastra Purba,Kades Batukarang Roin Andreas Bangun, tokoh masyrakat Batu Karang. 

" Usai tabur bunga di makam pahlawan Nasional Kiras Bangun (Gara Mata) rombongan Bupati Karo menuju Jambur Desa Batukarang untuk mengikuti acara Fragmen anak-anak muda/i desa Batu karang tentang perjuangan Gara Mata, dalam mengusir penjajah dari Tanah Air Indonesia.(kaper sumut/Rekro Tarigan)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size