Skip to main content
6 Unit Rumah Semi Permanen Terbakar di Desa Surbakti
Kondisi Terkini Rumah Usai Dilanda Kebakaran (Foto : Rekro)

6 Unit Rumah Semi Permanen Terbakar di Desa Surbakti

Karo,TuntasOnline.com - Sebanyak 6 (enam) unit rumah semi permanen milik masyarakat terbakar di Desa Surbakti Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo Sumatera Utara, Selasa (07/06) sekira pukul 07.00 WIB.

Kebakaran diduga kuat karena adanya korsleting listrik dari salah satu rumah korban Mutiara Br Ginting (60), yang mengakibatkan rumah yang berjejer disebelahnya yakni milik Marlon Ginting (45),  Tengen Br Sembiring (85) Egra Dunanta Surbakti (38), Yudi Sembiring (58) dan Krismas Sembiring(67) juga turut terbakar.

Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian materil akibat peristiwa tersebut sebesar lebih kurang Rp.255 juta rupiah.

Peristiwa kebakaran tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar melalui Kapolsek Simpang Empat AKP A. Ridwan Harahap S H didampingi Kanit Reskrim IPDA Togu Siahaan.

Pagi hari tadi Selasa (07/06) pukul  06.30 WIB, Kapolsek Simpang Empat menerima informasi bahwa adanya kebakaran rumah di Desa Surbakti Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo.

Atas laporan tersebut Kanit Reskrim beserta piket SPKT bersama personil unit fungsi dan langsung berkordinasi dengan Satuan Pemadam Kebakaran menuju TKP.

Setibanya di TKP terlihat api sudah membesar dan petugas Damkar bersama- sama dibantu Personil Polsek Simpang Empat dan masyarakat melakukan upaya memadamkan api. 

Kurang lebih satu jam berselang, api dapat dipadamkan dengan menggunakan 3 Unit Damkar dari Kabupaten Karo, namun 3 (tiga) unit rumah sudah habis terbakar. 

Menurut keterangan saksi Lestari Br Ginting, api berasal dari rumah korban Mutiara Br Ginting yang tinggal dirumah bersama anaknya Emmi Br Surbakti yang sedang tidur dan langsung nmgun dan lari keluar rumah.

"Setelah api padam, petugas Polsek Simpang Empat mengamankan status quo dengan memasang police line dan menyita beberapa barang bukti dampak kebakaran untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkas Kanit.(wan/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size