Skip to main content
Dampak Pandemi dan Erupsi Sinabung Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
Dampak Pandemi dan Erupsi Sinabung Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Dampak Pandemi dan Erupsi Sinabung, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Karo,TuntasOnline.com - Telah terjadi erupsi Gunung Sinabung,  Rabu  (28/07) pukul 13:20 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 4.500 m di atas puncak (± 6.960 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan selatan.

Bahwa erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi ± 12 menit 22 detik.

Erupsi di ikuti awan panas ke arah timur 1000 meter dan 1000 ke arah tenggara

Berkaitan dengan hal tersebut sehingga menambah beban lebih berat lagi bagi masyarakat. Dimana dampak Pandemi cobid 19,  pemberlakuan PPKM, kini lahan pertanian warga di hujani abu vulkani erupsi Sinabung, sehingga menimbulkan banyak kerugian bagi petani. Ibaratnya sudah Jatuh ditimpa tangga lagi, Ujar salah seorang warga seputar lingkar Sinabung bermarga Ginting kepada wartawan, Rabu (28/07) sore.

Sementara itu saat di konfirmasi kepada Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Karo Natanael Perangin Nangin kepada wartawan, mengatakan bahwa dampak dari erupsi gunung Sinabung menimpa desa yang tersebar di beberapa kecamatan seperti
Kecamatan Simpang Empat,
Kecamatan Naman Teran,
Kecamatan Merdeka, dan
Kecamatan Berastagi.

"Selanjutnya langkah yang diambil BPBD Karo koordinasi dengan Damkar Karo untuk melaksanakan pembersihan di Seputaran Kota Berastagi dan Kecanatan Naman Teran, Kabupaten Karo, "Ujar Natanael.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo Metehsa Karo Karo saat dikonfirmasi terkait dampak dari erupsi Sinabung terhadap lahan pertanian masyarakat mengatakan, bahwa petugas kita sedang berada dilapangan untuk mendata berapa kerugian warga dari erupsi Sinabung.
(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size