Skip to main content
Masyarakat Resah Bandar Judi Dadu Durin Simbelang Tetap Beroperasi
Masyarakat Resah Bandar Judi Dadu Durin Simbelang Tetap Beroperasi

Masyarakat Resah, Bandar Judi Dadu Durin Simbelang Tetap Beroperasi

Pancur Batu, Tuntasonline.com - Pengelola lapak dadu di Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang Tetap Beroperasi Sabtu (8/5).

Dari Pantauan Awak Media para pengelola dadu di desa Durin sembelang sepertinya tidak gentar pada aparat kepolisian.

Menurut informasi dari masyarakat yang tidak ingin disebut namanya mengatakan pengelola sudah "Main Mata" Kepada OKNUM APARAT, sehingga lapak judi tersebut dapat berlangsung lama.

Bahkan jika ada pengerebekkan dari pihak Aparat  Lokasi Sudah Sepi, lantaran informasi untuk penggrebekan sudah bocor terlebih dahulu.

Tindakan pengelola lapak perjudian ini jelas jelas melanggar undang undang sesuai Pasal 303 ayat (1) KUHP, berbunyi : Diancam dengan kurungan paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah:


Namun pengelola perjudian jenis dadu di Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu tidak menghiraukan Undang-Undang Tersebut.

"Lokasi Perjudian menurut warga tidak akan bisa tutup selamanya. Sebab warga  mengatakan jika para oknum aparat telah mendapat jatah setoran mulai dari mingguan bahkan bulanan agar lokasi judi tetap buka dan ramai dikunjungi para pemain, seperti para bos besar dan toke toke," bebernya.

Padahal saat ini Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra memerintahkan seluruh jajarannya termasuk Polrestabes Medan untuk membubarkan semua jenis kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan di tengah masa pandemi covid-19.

Kegiatan perjudian di Desa Durin Simbelang tersebut diduga sudah berlangsung hampir satu tahun dan belum pernah sekali pun Polisi berhasil menangkap pemilik lokasi dan Bandarnya.

Untuk menuju ke lokasi perjudian nomor satu di Kawasan Deli Serdang ini, pengunjung harus membuka kaca mobil yang dimana ada sebuah portal dijaga oleh sejumlah pria berbadan KURUS suruhan dari BOS Pengelola lokasi perjudian.


“Kami sih sebenarnya resah bang, karena banyak pemain judi yang datang dari luar daerah ke lokasi ini, untuk bermain judi dadu putar, banyak jenis perjudian di dalam, kami sebagai warga hanya bisa pasrah saja desa kami ini dijadikan lokasi judi, habis kami tidak berani melawan mereka, karena saya dapat kabar bahwa pengelola judi itu juga dekat dengan aparat dan petingginya," ujarnya.

"Lokalisasi judi tersebut hanya tutup siang saja bang malamnya mereka ramai, kalau kami sih warga setempat jangan di bawa bawa nama kami ya bang, karena kami takut kenapa kenapa, kalau bisa sih langsung dari Mabes Polri yang gerebek lokasi judi itu, karena saya ragu dengan aparat setempat yang tidak pernah mau menggerebek lokasi itu saat ada orang main judi. Kayaknya para aparat sudah dapat jatah."Ucapnya.


Dirkrimum Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat di konfirmasi wartawan Melalui Pesan Singkat mengatakan " Nanti kita Selidiki dan akan kita tindak lanjuti "tutupnya.
(ET/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size