Skip to main content
Wakapolrestabes Medan : Kanit Reskrim Polsek Patumbak Pimpin Penangkapan 3 Orang Pengedar
Wakapolrestabes Medan : Kanit Reskrim Polsek Patumbak Pimpin Penangkapan 3 Orang Pengedar

Wakapolrestabes Medan : Kanit Reskrim Polsek Patumbak Pimpin Penangkapan 3 Orang Pengedar Ganja

Medan, Tuntasonline.com - Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Besar Medan, Ajun Komisaris Besar Polisi Irsan Sinuhaji,SIK,MH dalam paparan nya mengatakan bahwa, Unit Reskrim Polsek Patumbak telah berhasil meringkus tiga anggota sindikat pengedar narkoba jenis ganja seberat 40 Kilogram di Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Jumat (9/4/2021) malam.

"Ketiganya adalah, IR alias R (39), penjaga malam, warga Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, SL alias P (29), pedagang sate, warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal dan MF alias F (28), pedagang sate, warga Jalan Kacang, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru," Ungkap Pria Lulusan Akademi Kepolsian 1999 ini 

Lebih Lanjut , Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji,SIK,MH didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza, SIK dan Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Sondy Raharjanto , Sabtu (17/4/2021), menyebutkan, pengungkapan peredaran ganja itu berawal dari informasi masyarakat.

Petugas kemudian menyaru sebagai pembeli melakukan transaksi dengan tersangka R di Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Dari situ, tim dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Sondy Rahardjanto berhasil menyita 2 Kg ganja dari tersangka R. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan ditemukan 38 bal besar ganja lainnya di rumah kontrakan tersangka.

"Tersangka R mengaku ganja itu milik tersangka SL dan MF," ungkap Mantan Kapolres Oku, Palembang Sumatera Selatan tersebut .

Dalam proses pengembangan itu, petugas menggunakan R untuk menghubungi SL dan MF selalu pemilik 38 bal ganja dengan iming-iming uang senilai Rp 10 juta agar datang ke kediamannya. 

Tersangka SL dan MF langsung diringkus ketika datang ke rumah Rudi. Ketiganya menyebut ganja itu berasal dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

"Total barang bukti ganja yang kita sita seberat 40 kg ini berasal dari Kabupaten Madina," jelasnya.
(ET/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size