Skip to main content
SK Kemendagri Turun Tiga Pjs Bupati di Bengkulu Dilantik
SK Kemendagri Turun Tiga Pjs Bupati di Bengkulu Dilantik

SK Kemendagri Turun, Tiga Pjs Bupati di Bengkulu Dilantik

Bengkulu, Tuntasonline.com - Pelantikan tiga Penjabat Sementara (Pjs) Bupati, yaitu Pjs Bupati Lebong, Pjs Bupati Bengkulu Utara dan Pjs Bupati Bengkulu Selatan telah dipersiapkan Pemprov Bengkulu, Sabtu (26/9/2020) Pukul 14.00 Wib. Pelantikan ini sesuai Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pjs sesuai dengan SK Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga :  Walikota Padangsidimpuan Panen Perdana di Desa Pudun Jae


Plt Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah mengatakan,  jabatan kepala daerah yang kosong harus diisi, seperti di ketahui bersama pelantikan ini adalah merupakan amanah yang tertuang dalam peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2018 tentang perubahan atas peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2016 tentang cuti di luar tugas kenegaraan. Nomor 1 Tahun 2018 tentang perubahan atas perturan Menteri Dalam Negeri.


"Nomor : 131 .17-2938 Tahun 2020, tanggal 24 September 2020, Tentang petunjukan Penjabat Sementara Bupati Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu yaitu Isnan Fajri. Nomor  : 131 .17-2950 Tahun 2020, Tanggal 24 Seperti  2020, Tentang Penunjukan Penjabat Sementara Bupati Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu yaitu Iskandar Zo. Nomor : 131 .17-2948 Taun 2020, Tanggal 24 September 2020, Tentang Penunjukan Penjabat Sementara Bupati Lebong Provinsi  Bengkulu yaitu Herwan Antoni. Pelantikan ini ditunjuk untuk mengisi kekosongan Jabatan Bupati dan Wakil Bupati yang menjalani cuti diluar tanggungan Negara untuk melaksanakan Kampanye," ungkap Dedy Ermansyah Plt Gubernur Bengkulu.


Salah satu Pjs Bupati Lebong Herwan Antoni mengatakan jabatan ini adalah amanah dari Negara yang akan kami laksanakan sepenuh hati.

Baca Juga : Gubernur Sumut Lantik 11 Pejabat Sementara Kepala Daerah


"Kami siap melaksanakan tugas sesuai yang diamanatkan Undang-undang seperti diantranya mengerjakan program pembangunan, mensukseskan jalannya pilkada, dan mengutamakan Netralitas ASN tidak terlibat Politik praktis," pungkasnya. (Panji)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size