Skip to main content
Pergub Tahap Pengkajian Pemprov Bengkulu Gencarkan Pembagian Masker
Pergub Tahap Pengkajian Pemprov Bengkulu Gencarkan Pembagian Masker

Pergub Tahap Pengkajian, Pemprov Bengkulu Gencarkan Pembagian Masker

Bengkulu, Tuntasonline.com - Terkait penetapan sanksi berupa 'denda nominal' bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker di tempat umum, hal ini masih dalam kajian. Sebelum akhirnya ditetapkan sebagai peraturan Gubernur (Pergub). Selain itu Pergub yang akan dibikin ini nanti juga akan memberikan efek jera dan mengajarkan masyarakat agar lebih kuat dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga :  Terima Kartu Pengenal, Nelayan Terbantu Sumber Penghasilan dari Lobster


Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, bahwa sanksi berupa rencana 'denda nominal' ini didasarkan pada apa yang dilakukan beberapa daerah di Indonesia. Jadi di Bengkulu sendiri masih dalam kajian dan hal ini tidak lain dan tidak bukan hanya bertujuan untuk memberikan efek jera. 

“Jadi kemarin saya sudah meminta kepada tim teknis untuk merumuskan betul jangan sampai Pergub ini justru nanti mandul. Kan sudah ada juga yang menetapkan seperti di Bandung, seperti menetapkan denda mulai dari 50 hingga 200 ribu rupiah,” jelas Gubernur Rohidin dihadapan awak media di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu. Rabu (19/08/2020)


Rohidin juga mengatakan, kendati Pemprov Bengkulu belum menetapkan sanksi ataupun denda terhadap warga yang tidak mengenakan masker di tempat umum. 


Hingga saat ini, pembagian masker secara gratis kepada masyarakat terus dilakukan oleh Pemprov Bengkulu bekerjasama dengan beberapa organisasi masyarakat. Seperti beberapa hari lalu pembagian masker gratis dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kabupaten-kota oleh TP PKK Provinsi Bengkulu dan TP PKK Kabupaten-Kota.

Baca Juga :  Rakor Evaluasi APBN/APBD, Gubernur Rohidin Fokus Pemulihan Ekonomi dan Sosial

“Namun demikian edukasi ke masyarakat juga terus kita sampaikan bahkan pembagian masker juga rutin dilaksanakan,” pungkas Gubernur Rohidin. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size