Skip to main content
K
Kondisi Korban Usai Mendapat Perawatan Intensif

Berawal dari Cekcok, Pemuda Sulauwangi Kenai Bacok OTD

Kaur, Tuntasonline.com - Kepolisian Resor Kaur sedang mendalami kasus pembacokan yang terjadi di kecamatan Tanjung Kemuning pada selasa malam, kejadian ini terjadi pada (07/07) pukul 23:50 Wib di depan Ex Cafe Desa Sulawangi Kecamatan Tanjung Kemuning.

Baca Juga :  Kades se-Kecamatan Merdeka Teken MoU dengan Kajari Tanah Karo

Korban yakni Yiki Firmansyah (25) seorang Pemuda Desa Sulauwangi mengalami luka bacok di bahu sebelah kanan dengan ukuran panjang 15 cm dan lebar 5 cm, sehingga korban dilarikan ke bidan Desa setempat untuk menerima pertolongan pertama selanjutnya dilarikan ke RS Cahaya Batin untuk mendapatkan pengobatan secara intensif.

Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno S.I.K MH mengatakan "benar tadi malam telah terjadi kasus penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka tusukan di pundak sebelah kanan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 23:50 Wib di depan Ex Cafe Desa sulauwangi Kecamatan Tanjung Kemuning,".

"Sedangkan kronologi kejadian yaitu saat korban tiba di lokasi kejadian korban melihat teman korban ribut mulut dengan orang yang tidak dikenal, selanjutnya korban bertanya dengan teman korban yang sedang cekcok dengan pelaku, dan tiba-tiba dari belakang korban langsung di tikam dengan senjata tajam yang membuat korban terjatuh serta di pukuli oleh pelaku,setelah kejian tersebut pelaku melarikan diri," ujar AKBP Puji Prayitno SIK MH.

Sementara waktu, Polres Kaur akan mendalami kasus ini dan telah mengamankan beberapa barang bukti. 

Baca Juga :  Pemdes Paribun Salurkan BLT-DD dan Bantuan Gizi 

"Sedangkan di lokasi kejadian di temukan 1 Unit mobil Agya Coklat Nopol BD 1738 CF dalam keadaan kaca pecah ban kempes serta rusak serta 2 unit sepeda motor merek Honda Beat Nopol F 3349 XT dan Mio M3 Nopol B 4612 FAI, dan kendaraan ini diperkirakan milik terduga pelaku, ketiga barang bukti tersebut kini sudah di amankan di Polsek Tanjung Kemuning," jelasnya. 

"Sedangkan motif dalam kasus ini belum dapat kita simpulkan karna masih dalam proses penyidikan dan pelaku juga belum dapat kita temukan, karna pada saat petugas sampai di lokasi pelaku sudah melarikan diri, akan tetapi kita tetap berusaha menemukan pelaku dan memberikan hukuman sesuai hukum yang berlaku," pungkas AKBP Puji Prayitno S.I.K MH.(HZ)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size