Skip to main content
Alami Korosi Pipa Pertamina EP Asset Pondopo Field Timbulkan Dampak Buruk
Alami Korosi Pipa Pertamina EP Asset Pondopo Field Timbulkan Dampak Buruk

Alami Korosi, Pipa Pertamina EP Asset Pondopo Field Timbulkan Dampak Buruk

PALI, TuntasOnline.Com - Pipa Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field yang korosi berikan dampak buruk bagi warga sekitar, seperti yang terjadi di Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Baca Juga : Via Virtual, HUT Bhayangkara di Mukomuko Berlangsung Khidmat

Permasalahan pipa milik PT Pertamina yang korosi itu terus kerap kali terjadi sebelumnya terjadi di jalur milik PT Pertamina yang ada di Desa Suka Maju Kecamatan Talang Ubi dan pada 28 mei 2020 terjadi di Dusun 6 Desa Babat.

Kemudian belum lama ini terjadi korosi di jalur trunkline segment di Desa Sungai Langan, Rabu 1 Juli 2020.

Menanggapi hal itu beberapa masyarakatpun mempertanyakan kepada pihak Perusahaan, pipa korosi terus terjadi PT Pertamina tidak mampu merawat atau mengganti pipa tersebut. 

"Benar ini pipa pertamina yang korosi kami warga sekitar merasakan dampak yang sangat buruk, Akibat ini  kami mandi lagi susah pak kalo cak ini, Apo lagi sungai ini tempat anak-anak kami mandi dan aktivitas lainya," ujar Yanto Selasa (30 Juni 2020).

Ferry Prasetyo Wibowo selaku Ast. Manager Legal and Relation Pendopo Field  mengatakan bahwa terkait pipa yang korosi itu sudah di lakukan pembersihan ceceran minyak mentah 

"Sudah kita cek bersama dengan PT Elnusa  bagian penanganan ceceran minyak mentah dan selanjutnya di lapangan sudah di bersihkan dengan mengblokade pada titik ceceran minyak dan membersihkan sungai yang tercemar," ujarnya. 

Baca Juga :  Modus Bisa Luluskan CPNS, Nenek di Kota Bengkulu Raup Ratusan Juta 

Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp Asmen Pertamina menjelasakan Terkait ceceran minyak di desa sungai langan masih di cek kondisi pipanya, kami belum dapat informasi hasilnya dari hsse.

"Terima kasih atas concernnya akan kami sampaikan ke manajemen dan tim teknis terkait," ujarnya. (Rifai) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size