Skip to main content
Pemenuhan Target Persertifikatan Aset Tanah Inspektorat Siap Sinergikan Pengawasan
Pemenuhan Target Persertifikatan Aset Tanah Inspektorat Siap Sinergikan Pengawasan

Pemenuhan Target Persertifikatan Aset Tanah, Inspektorat Siap Sinergikan Pengawasan

Bengkulu, TuntasOnline.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Virtual Meeting Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Pencegahan Korupsi di Bidang Aset bertempat di Ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu pada Rabu (01/07/2020).

Tampak hadir dan mengikuti Rapat Virtual Meeting ini Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, Divisi Fungsional Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK Andy Purwana, Inspektur Provinsi Bengkulu Heru Susanto, Kepala BPKD Provinsi Bengkulu Noni Yuliesti, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bengkulu Mazwar, Sekretaris Inspektorat Provinsi Bengkulu serta Pejabat Terkait. 

Dalam penyampaiannya, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bengkulu Mazwar menjelaskan pihaknya siap untuk melakukan sinergi terkait penyelamatan aset khususnya tanah di Provinsi Bengkulu salah satunya dengan mensertifikatkan tanah sesuai intruksi Presiden RI.

Selain itu, Divisi Fungsional Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK Andy Purwana menjelaskan bahwa pihaknya berharap kordinasi dan sinergi tetap terjalin baik antara pihak terkait aset, terlebih saat ini KPK memiliki 3 Fokus, salah satunya yakni Sertifikasi Aset. Andy berharap Pemerintah Daerah dapat membentuk rencana pertahun tentang penyertifikatan tanah yang menjadi aset masing-masing. 

t

"Kita ada 3 Fokus saat ini, salah satunya Sertifikasi, diharapkan 2024 seluruh tanah di Negeri ini sudah bersertifikat. Saya harap di akhir 2020 Pemerintah Provinsi Bengkulu ada tersetifikat tanahnya lagi, diharapkan juga kedepan Kabupaten/Kota ada planing pertahunnya agar target kita di 2024 tercapai," ujar Andy. 

Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu memiliki aset berupa tanah yakni 645, yang sudah mendapat sertifikat 312, dan yang belum bersetifikat 333 sertifikat. 

"Pemerintah Provinsi Bengkulu 645 tanah, yang sudah disertifikat 312, dan yang belum memiliki sertifikat 333, untuk menyikapi target di 2024 seluruh tanah harus disertifikat, jadi kami targetkan 75 pertahun, semoga Covid-19 cepat berlalu agar alokasi anggaran bisa membantu sertifikasi," papar Gotri. 

Disisi lain, Inspektur Provinsi Bengkulu melalui Sekretaris Inspektorat Provinsi Bengkulu Henny Kauri menjelaskan bahwa pihaknya akan bersinergi bersama dalam memenuhi target Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam upaya mensertifikatkan tanah yang menjadi aset dengan melakukan pengawasan, pemantauan serta akan melakukan pembaruan Matrik. (ReTra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size