Skip to main content
Gus Huda Rangkul Masyarakat Lewat Komunitas Ngopi Bareng
Gus Huda Rangkul Masyarakat Lewat Komunitas Ngopi Bareng

Gus Huda Rangkul Masyarakat Lewat Komunitas Ngopi Bareng

Mukomuko, Tuntasonline.com - Gus Huda rangkul berbagai kalangan dengan Komunitas Ngopi Bareng yang digelar Setiap malam Rabu. 

Baca Juga :  Hari Bhayangkara, Polda Kepri Gelar Upacara Ziarah ke Taman Makam Pahlawan 

Setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk menggapai jalan kebenaran dan jalan kehidupan. Prinsip hidup itu yang dipegang teguh oleh Gus Miftachul Huda Alchakimi yang biasa di panggil dengan sapaan gus huda oleh para murid, santri dan jemaahnya baik dari kalangan kaum laki-laki dan ibu-ibu serta remaja yang mengenal beliau.

Saat dirinya mendapat kesempatan memiliki dan mengelola Pondok Pesantren Alfattah Nailul Anwar, dia membuka diri untuk siapa saja menjadi santri. Termasuk dari golongan berandalan dan preman sekalipun. Terbukti saat beliau sukses merangkul/mencetuskan ide untuk membuat kominitas ngopi bareng  yang mana dalam kegiatan tersebut kita ngopi sambil di berikan pecerahan/pengetahuan tentang agama,  Ngopi sambil ngaji bareng yang di lakukan setiap Malam Rabu di Kediaman Gus Huda di Desa Sari Makmur Kecanatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko.

"Dalam komunitas ini banyak sekali keragaman orang yang bisa di temui. Ada yang dari, pejabat, petani, pedagang, pengusaha dan bahkan preman sekaligus, tapi semua itu bisa disatukan dengan kesatuan yang sama di komunitas ngopi bareng, ngaji bareng nyantai bareng dengan semboyan ojo nesuu ,pokok e.  Sedulur selawasee," ujar Gus Huda.

Gus huda juga menyampaikan bagi masyarakat yang ingin bergabung di komunitas ngopi  bareng ini  silahkan saja.

"Kita selalu terbuka/ open  kalau  emang ada kemauan, untuk menambah pengetahuan tentang islam. Gus huda juga berpesan bahwasanya mengaji itu bukan sampai bisa tapi sampai mati,    maka dari itu jangan pernah meninggal kan ngaji dan terus tambah pengetahuan  mu tentang agama kerna akan menjadi modal awalmu di akhirat nanti," tuturnya. 

Baca Juga :  Jelang Pilkada, KPU Kaur Gelar Bimtek di Muara Sahung

Miftachul Huda Alchakimi) lahir di Magelang pada 27 oktober tahun 1985  dengan sosok yang kharismatik dengan gaya khasnya menggunakan sarung, sorban, dan berambut panjang.(Kharan)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size