Skip to main content
Polemik Penyaluran BLT Masyarakat dan Pemdes Tanjung Besar Belum Temukan Solusi
Polemik Penyaluran BLT Masyarakat dan Pemdes Tanjung Besar Belum Temukan Solusi

Polemik Penyaluran BLT, Masyarakat dan Pemdes Tanjung Besar Belum Temukan Solusi

Kaur, Tuntasonline.com - Sejumlah ibu-ibu masyarakat Desa Tanjung Besar meminta aspirasi dari Pemerintah Desa ataupun BPD Desa tanjung besar (23/06).

Kegiatan ini tidak lain terkait dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang beberapa waktu lalu menuai pro dan kontra pasalnya ibu-ibu ini ngotot meminta bantuan BLT yang di peruntukkan untuk masyarakat miskin yang terdampak Virus Covid-19, hingga rapat untuk mencari solusi belum juga ditemukan, bahkan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) sudah terjun langsung ke desa Tanjung Besar untuk menjelaskan terkait bantuan BLT tersebut akan tetapi para ibu-ibu ini tidak juga menyurutkan niat untuk mendapatkan BLT tersebut.

Baca Juga : Buka Akses ke Provinsi Tetangga, Gubernur Rohidin Dorong Geliat Lebong dan Mukomuko 

Kapolres kaur AKBP Puji Prayitno S.I.K MH melalui Kapolsek Kaur Selatan IPTU Surya R Purnama SH.MH mengatakan "Benar tadi masyarakat Desa Tanjung Besar meminta aspirasi dari Pemerintah Desa ataupun BPD Desa Tanjung Besar, mereka menyampaikan aspirasi terkait BLT untuk masyarakat miskin, adapun aspirasi yang disampaikan yaitu meminta penjelasan kualifikasi penerima BLT DD sesuai dengan perundang-undangan," ujarnya. 

"Meminta softcopt permendes dan surat edaran Bupati Kaur, meminta kriteria penerima BLT, meminta penjelasan bahwasannya ada masyarakat atas Nama Arpan tidak dapat bantuan sedangkan kerjaannya  buruh, akan tetapi tukang rongsokan orang lampung menerima BLT DD terdampak Covid-19, hal ini lah yang banyak menjadi pro dan kontra di masyarakat, dan kegiatan penerimaan aspirasi masyarakat tersebut berjalan dengan lancar tanpa ada keributan," tambah IPTU Surya R Purnama SH MH.

Sedangkan PJS Kepala Desa Tanjung Besar Endri mengatakan "Kami sangat mengapresiasi kehadiran ibu-ibu yang menyampaikan aspirasi nya terkait bantuan BLT-DD,memang sebenarnya dana BLT-DD ini di peruntunkan untuk masyarakat miskin yang terdampak Virus Covid-19," ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Prabumulih Serahkan Bantuan Sarana Usaha Bagi Pedagang Kuliner

"Kami meminta kepada ibu-ibu untuk menyadari bahwasanya bantuan ini untuk masyarakat yang miskin bukan yang terdampak, karena kalau terdampak semua masyarakat terdampak, karena kalau tetap di paksakan saya selaku kuasa pengguna anggaran tidak mau menerima resiko,dan saya berharap untuk ibu-ibu kalau memang masih ngotot ingin menerima silakan buat pengajuan surat keterangan miski," sambung Endri.(HZ)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size