Skip to main content
BLT Desa Pulau Jambu Diduga Tidak Tepat Sasaran
BLT Desa Pulau Jambu Diduga Tidak Tepat Sasaran

BLT Desa Pulau Jambu Diduga Tidak Tepat Sasaran

Kampar, TuntasOnline.Com - Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT) di desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar diduga tidak tepat sasaran pasalnya ada yang menerima bantuan ganda bahkan juga ada perangkat desa yang menerima.

Ironisnya lagi ada yang mendapat Rp.300.000/KK yang seharusnya Rp.600.000 Yang mana bantuan itu untuk meringankan beban masyarakat yang kena dampak Ditengah mewabahnya pandemi Virus Corona.

Mulyadi salah satu warga pulau jambu yang cuma menerima Rp.300.000 menyampaikan keluhannya kepada awak media, bahwa dana BLT-DD itu dibagikan lebih kurang seminggu yang lewat. Saya hanya dapat Rp. 300.000, yang dibagikan oleh perangkat Desa Pulau Jambu 

"Sebelum saya terima bantuan dana BLT-DD Pulau Jambu ini, saya dipanggil untuk datang ke kantor desa untuk menandatangani surat untuk dibagi dua. Apa maksudnya ini? rencanya dibagi dua dengan orang itu, ternyata orang tersebut dapat bagian penuh. Saya merasa tidak enak dan sangat kecewa, karena orang susah seperti saya ini masih tinggal ditempat kontrakan, apa – apa saja saya tidak punya tetap dibagi dua juga lagi,” keluh Mulyadi kepada awak media Kamis,  28/05/2020 di salah satu warung  desa Pulau Jambu

Ditempat terpisah, Kepala Desa Pulau Jambu, H. Syafruddin, S.Pd, ketika dikonfirmasi oleh awak media dikantor Dinas PMD Kabupaten Kampar mengatakan “Alhamdulilah kami sesuai membagikan sebanyak 153 KK dengan nominal Rp.600.000/KK. Terkait adanya pemotongan Dana BLT-DD sebanyak Rp. 300.000,/KK, sepengetahuan kami itu tidak ada. Kalau masalah Kaur saya ada dapat dana BLT- DD ini memang ada satu orang, jadi Alhamdulilah beliau siap untuk mengembalikan yang diterimanya itu kepada yang lebih layak lagi,” ucap Kades Pulau Jambu.

Labih lanjut ditambahkan H. Syafruddin,  masalah nama – nama yang dapat dana BLT-DD di Pulau Jambu tidak ditempelkan di kantor desa, namun datanya ini ada sama pak Kadus seluruhnya. Mana yang PKH, Rastra, TKS, dan lain sebagainya, disetiap kadus itu ada datanya.

"Karena pak Kadus ini sebagai perangkat desa ataupun selaku perpanjangan tangan dari desa, tolong ini disampaikan melalui wirid – wirid pengajian atapun pertemuan sejelas – jelasnya. Sosialisakanlah, sehingga nanti masyarakat itu tidak ada dusta diantara kita,” imbuh Kades Pulau Jambu.

Sementara itu, Harmizar selaku Kepala Dusun Pulau Jambu yang memberikan dana BLT-DD kepada warganya sebanyak Rp. 300.000,/ KK, ketika dikonfirmasi tidak bisa menjawab pertanyaan awak media.

"Itu kebijakan kita bersama – sama dengan perangkat Desa Pulau Jambu pak,” ujarnya.(Indra) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size