Skip to main content
H Muhammad Saleh Kabid Penerangan agama islam wakaf dan zakat Kemenag Provinsi Bengkulu
Kabid Penerangan Agama Islam Wakaf dan Zakat Kemenag Provinsi Bengkulu H Muhammad Saleh

Zakat Fitrah, Berikut 4 Pembagian Kategorinya

Bengkulu, Tuntadonline.com - Bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah sudah berjalan lebih dari satu pekan. Di bulan ini sebagai umat Islam baik laki-laki maupun perempuan diwajibkan membayar zakat fitrah. Zakat fitrah adalah zakat bagi masyarakat yang mampu. Namun tahukah kamu, berapa besaran zakat yang harus dibayarkan dan kapan waktu untuk pembayarannya.

H Muhammad Saleh Kabid Penerangan agama islam wakaf dan zakat Kemenag Provinsi Bengkulu menjelaskan, bahwa zakat fitrah ditentukan dari makanan pokok sehari-hari seperti beras dengan besaran 2,5 sampai 3,5 kilogram.

"Pertama yang dipakai patokan adalah makanan sehari-hari yang kita makan. Tentunya beras orang menengah atas berbeda dengan menengah ke bawah," katanya kepada Tuntasonline.com. Rabu (6/5/2020)

Saleh menuturkan, setiap masyarakat harus mengetahui apa makanan pokok yang biasanya dikonsumsi untuk mengukur besaran zakat yang akan diberikan. Artinya tidak menyamakan dengan patokan orang lain atau biasanya yang ada di masjid, dan mushala yang menggunakan patokan umum. 

Bahkan, kata dia, lebih bagus jika masyarakat membayar zakat lebih dari makanan pokok yang biasa dikonsumsi.

"Zakat Fitrah kita untuk tahun ini, tingkat Provinsi di bagi dalam empat tingkatan kategori yaitu kategori 1. Rp 35.000, kategori 2. Rp 30.000, kategori 3. Rp 25.000, kategori 4. Rp 20.000 Itu hasil konfersi perhitungan harga pangan yang dimakan. Karena untuk satu kepala itu 10 canting atau 2,5 kg jadi masyarakat diminta menyesuaikan dengan beras yang dimakan, kalau dia bayar dengan beras kualitas satu ya kualitas satu dan begitu seterusnya. Dan akan lebih baik kalau dia bayar dan makan dengan kualitasnya sendiri," ungkapnya.

Selanjutnya, saleh juga mengatakan bahwa pemerintah sangat berharap di tengah pandemi Covid-19 ini diawal-awal ramadhan sudah boleh membayarkan zakat fitrah, walaupun baikya itu diakhir bulan ramadhan menjelang matahari terbit di bulan syawal itu.

"Tetapi karena untuk membantu bisa memberikan kepada tetangga kiri-kanan untuk pembayaran tatap muka kita. Dan seterusnya kita berharap nanti kepada panitia sangat memperhatikan protokol kesehatan covid-19 ini. Bagaimana kemudian proses pembayaran mengantarkan kepada penerima zakat itu betul-betul memperhatikan protokol kesehatan ini," pesanya.

Begitupun juga selain zakat fitrah kita juga memiliki zakat mal dan lainya begitupun bisa dibayarkan diawal ramadan sudah bisa dibayarkan hingga sisa pokoknya sehingga bisa membantu mengurangi beban akibat dampak covid-19. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size