Skip to main content
Rilis Gugas Dua Warga Kaur Positif Covid-19
Dua Warga Kaur Positif Covid-19

Rilis Gugas, Dua Warga Kaur Positif Covid-19

Kaur, Tuntasonline.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kaur resmi merilis warga terpapar Virus Covid-19.

Berdasarkan hasil uji Swab PCR di Palembang ada dua warga kaur yang dinyatakan Positif terpapar Virus Covid-19, salah satu dari kedua warga yang terpapar Virus Covid-19 memang sudah diisolasi di posko induk. Warga ini berasal dari Kecamatan Semidang Gumay dan Kecamatan Uaur Selatan, keduanya ini dinyatakan reaktif Rapid Test beberapa waktu lalu dan pada hari ini dinyatakan Positif terpapar Virus Covid-19 dalam keterangan Pers Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kaur.

Sekda Kaur Nandar Munadi MSi mengatakan "Benar ada dua orang warga kita yang terpapar virus Covid-19 yaitu RN (26) perempuan warga Kecamatan Kaur Selatan dan RD (47) laki-laki yang merupakan warga Kecamatan Semidang Gumay, keduanya ini dinyatakan positif setelah uji Swab PCR di Palembang keluar dan keduanya ini dinyatakan positif . Sedangkan untuk penanganan warga yang terpapar ini kita akan lakukan secara intensif serta melalui pengawasan protap standar kesehatan,".

"Sedangkan untuk kedua warga yang terpapar yaitu RN(26) mengalami gejala pada tanggal 14 April 2020 dan melakukan isolasi mandiri, dan karna RN pernah berkontak langsung dengan ODP AQ (60) sebelumnya yang dinyatakan reaktif,dan pada tanggal 20 April 2020 dilakukan rapid tes terhadap RN dan pada hari ini RN dinyatakan Positif Terpapar Virus Covid-19, sedangkan untuk RD (47) mengalami gejala pada 24 maret 2020  dan melakukan isolasi mandiri, sedangkan riwayat perjalanan RD (47) yaitu mendatangi tabligh akbar di Kota Bengkulu dan pada tanggal 22 April dilakukan rapid tes dan dinyatakan reaktif, dan pada tanggal 23 april dinyatakan positif Covid-19," ujar Nandar Munadi.

"Saya berharap dengan adanya dua warga yang telah terpapar Virus Covid-19 kinerja tim gugus semakin ditingkatkan, siapa saja yang mau masuk ke sekitar pisko harus melakukan protab standar kesehatan agar tidak ada masyarakat kaur yang terpapar lagi dan juga untuk kendaraan yang masuk ke kaur harus lebih diperketat, jangan sampai karena kelalaian kita warga kaur menjadi korban juga," tutup Nandar.(HZ/Adv)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size