Skip to main content
Kelal
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu

Rapid Test, Dinkes Telusuri Orang yang Berinteraksi dengan Pasien Positif Corona

Bengkulu, TuntasOnline.Com - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu bakal melakukan Rapid Test kepada orang yang pernah kontak dengan pasien positif covidb19 dan para tenaga medis yang melakukan penanganan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Rabu (1/4/2020). Saat ini tengah dilakukan penelusuran siapa saja yang pernah kontak langsung dengan pasien positif covid 19.

"Saat ini sedang di data siapa saja yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif, nanti kita akan isolasi dan dilakulan rapid test," jelas Herwan Antoni.

Perkembangan setiap harinya yang diperoleh dari Kabupaten dan Kota, Rumah sakit akan di update, pertambahan terutama Orang Dalam Pemantauan (ODP) merupakan hasil hasil tim Surevilen Kabupaten dan Kota.

"Kita akan laporkan perkembangan setiap hari terkait covid 19, hasilnya  kita peroleh dari Kabupaten dan Kota serta Rumah sakit, tentu akan ada pertambahan, terutama Orang Dalam Pemantauan (ODP) ini merupakan dari hasil tim Surevilen Kabupaten dan Kota," kata Kadinkes Herwan Antoni.

Untuk PDP berdasarkan hasil yang dikeluarkan dari Rumah Sakit dan biasanya PDP ini orang yang sudah ODP, Oleh karena itulah dilakukannya penambahan data supaya apa yang dilaporkan Kabupaten dan Kota itu akan dilakukan verifikasi berjenjang.

"Kalau untuk yang PDP tentu ini sudah hasil yang dikelurkan dari Pihak Rumah Sakit dan biasanya PDP ini orang yang sudah ODP, Oleh karena itulah dilakukannya Penambahan Data supaya apa yang dilaporkan Kabupaten dan Kota itu akan dilakukan Verifikasi Berjenjang. Mulai dari Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota dan Dinkes Provinsi Bengkulu untuk kita Laporkan ke Pusat," imbuh Herwan Antoni.

Setiap Data yang dilaporkan itu terutama ODP dan PDP Identitasnya harus jelas dan Riwayat Berpergian. Sehingga proses edintifikasi dapat kesimpulan jelas.

"Tentu Kita sudah sepakat setiap Data yang dilaporkan itu terutama ODP dan PDP Identitasnya harus jelas dan Riwayat Berpergian. Karena dengan data ini lah kita dapat melihat Perkembagan setiap hari berapa ODP,PDP dan Orang Tanpa Gejala. Dengan Begitu kita bisa mengetahui Pasien tersebut sudah kontak dengan orang lain apa belum dikarenakan tidak menutup kemungkinan sudah melakukan kontak erat dengan orang paling dekat," tutup Kadinkes. (Red)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size