Skip to main content
Sarankan Pemeriksaan Perbatasan Diperketat Warga Nilai Bengkulu Belum Perlu Lockdown
Sarankan Pemeriksaan Perbatasan Diperketat Warga Nilai Bengkulu Belum Perlu Lockdown

Sarankan Pemeriksaan Perbatasan Diperketat, Warga Nilai Bengkulu Belum Perlu Lockdown

Bengkulu, Tuntasonline.com - Beredarnya berita Lockdown untuk wilayah Bengkulu membuat sejumlah masyarakat risau, salah satu pedagang di Pasar Panorama beranggapan bahwa Lockdown belum perlu di lakukan, hanya saja penjagaan di batas wilayah harus lebih di perketat. 

Lockdown atau penutupan semua akses keluar maupun masuk suatu daerah dianggap solusi yang dapat mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19). 

Akan tetapi solusi itu tidak baik bagi salah satu pedagang di Pasar Panorama, karena akan melumpuhkan semua kegiatan yang ada di dalam suatu daerah tersebut. 

Marlon Nainggolan yang merupakan warga Muhajirin 18 menyebutkan virus corona sudah menjadi permasalahan di dunia termasuk masyarakat Bengkulu yang sudah mulai risau. 

"Kalau kita terlalu takut akan virus ini, nantinya akan membuat diri kita sendiri menjadi drop namun jangan juga kita menganggapnya remeh jadi kita harus sama-sama menjaga kebersihan, " kata Nainggolan. 

"Untuk beberapa hari ini terdapat sejumlah warga yang belanja dengan jumlah yang sedikit lebih banyak untuk bertahan hidup di rumah, " tambah Nainggolan. 

Nainggolan menyebutkan dirinya tidak setuju untuk dilakukannya Lockdown untuk wilayah Bengkulu. 

"Sebenarnya itu tidak perlu, akan tetapi Pemerintah harus siap siaga untuk memperketat pemeriksaan di perbatasan wilayah Bengkulu, jadi berlebihan jika Bengkulu harus di Lockdown, " jelasnya. 

Nainggolan berpesan kepada masyarakat khususnya Bengkulu agar jangan terlalu takut dengan Lockdown, melihat daerah Bengkulu bukan merupakan jalur perlintasan seperti Palembang, Lubuk Linggau dan Kota-kota perlintasan lainnya. (Med)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size