Skip to main content
k
Konferensi Pers Pihak RSMY Provinsi Bengkulu

Kondisi TKA Diduga Terjangkit Corona Mulai Membaik

Bengkulu, TuntasOnline.com  -  Kondisi Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kota Bengkulu diduga terkena Virus Corona mulai membaik, hal Ini diungkapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus melalui Konferensi Pers pada Kamis (13/02/2020).

 
Pasien yang berjenis kelamin laki-laki ini diketahui tiba di RSUD M.Yunus pada Rabu sore (12/02), diketahui pasien ini baru pulang dari cina untuk berlibur, Kamis (13/02/2020).


Wakil Direktur Pelayanan RSUD M Yunus Ismir Fahri dalam Konferensi Pers menceritakan kronologi pasien yang berjenis kelamin laki-laki ini setibanya di RSUD M.Yunus

"Memang ada pasien laki - laki rujukan dari Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kota Bengkulu ini sebelumnya pasien W ini masuk ke RSMY Bengkulu Pada Rabu (12/2/2020) Petang. Karena yang bersangkutan ini baru pulang libur Imlek ke negara asalnya Cina," kata Ismir.


Berdasarkan kronologi yang disampaikan wakil Direktur Pelayanan RSUD M. Yunus Pasien yang berasal dari cina ini sebenarnya sudah berada di Bengkulu sejak tanggal 26 Januari lalu, ia datang dari Tiongkok setelah merayakan Hari Raya Imlek di kampung halamannya.


"Pasien ini tiba di Bengkulu Pada Tanggal 26 Februari ini berarti sampe dengan kemarin (12/02) durasinya 16 hari, sementara rekan - rekan yang lainnya sudah dipisahkan tempat tinggalnya," ujarnya. 

Sambungnya, bahwa pasien ini telah diobservasi dan tidak mengeluarkan tanda-tanda berbahaya. Namun setelah  masuk kerja yang bersangkutan mengeluarkan tanda-tanda seperti demam dan sakit tenggorokan, Tim medis langsung melakukan Standar Operasional (SOP)

"Pasien telah observasi selama 16 hari, dan setelah 16 hari itu ia tidak mengalami keluhan apapun baik demam, sakit tenggorokan, batuk - batuk serta sesak napas, barula kemaren ketika dia mau mulai kerja langsung merasakan demam, sakit tenggorokan karena itu dia baru memeriksa kan diri dan secara standar kita menerapkan SOP" Sambung Ismir.  

Sementara Spesialis THT Dokter Apif Rahman yang menangani pasien ini menjelaskan bahwa keadaan pasien sudah mulai membaik. 

"Suhu tubuh pasien membaik, ini ditandai dengan menurunnya suhu tubuh dari 38 derajat celcius menjadi 36 derajat celcius. Sejauh ini dari pemeriksaan sementara belum ada tanda-tanda pasien mengalami infeksi saluran pernafasan bawah. Kendati demikian, pasien tetap dilakukan observasi terlebih dahulu sampai dari hasil pemeriksaan lanjutan dipastikan apakah negatif atau mengarah ke suspect," tutup Arif (Mic)

Tags

ADS1

Facebook comments

Adsense Google Auto Size