Skip to main content
Direk
Direktur Utama Bank Bengkulu

2021, Bank Bengkulu Bertransformasi ke Bank Syariah

Bengkulu, TuntasOnline.com - Bank Bengkulu segera berganti status dari Konvensional menjadi Bank Syariah, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah katakan bahwa masyatakat beserta stakeholder memberikan tanggapan positif.


Bertempat di Ruang Rapat Lantai lll Gubernur Bengkulu selenggarakan rapat dengan pihak Bank Bengkulu membahas pemenuhan modal inti PT. Bank Pembangunan Bengkulu yang akan segera berganti status Kamis, (13/02/2020).

Rohidin mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan rapat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan memastikan terpenuhi syaratnya.

"Yang menjadi pokok pembahasan kita dengan OJK jajaran para pemegang saham dan  yang pertama memastikan terpenuhinya persyaratan," kata Gubenur Bengkulu kepada TuntasOnline.com.

Rencananya pada akhir tahun ini status BPD Bengkulu sudah sah menjadi Bank Syariah, dan jika dilihat dari survey masyarakat juga menyambut dengan antusias.

"Ini akan kita pus terus sehingga target per 31 Desember nanti bisa terpenuhi, kemudian per 1 Januari 2021 beserta jajaran Direksi bahwa Bank Bengkulu akan berubah menjadi Bank Syariah. Berdasarkan survey terkait perubahan Bank konvensional  bertransformasi menjadi Bank Syariah respon masyarakat Bengkulu sangat positif," jelas Rohidin.

 

Direktur Utama Bank Bengkulu Agus Salim mengatakan bahwa transformasi ini di awal tahun 2021 sudah sah menjadi Bank syariah.

"Besar transformasi yang kita harapkan, diawal tahun depan (2021) konversi menjadi bank syariah. Ini yang akan kita lakukan secara maksimal dan insya allah kami optimis semua itu berjalan dengan baik," kata Agussalim selepas rapat selesai.


Kemudian Agus memaparkan persyatan berdirinya Bank Syariah "Syarat utamanya untuk mendirikan Bank Syariah yaitu disetujui oleh pemegang saham, dan semua pemegang saham sudah sepakat untuk merubah Bank Bengkulu dari bank umum ke Bank Syariah," ujarnya.


Proses survey yang dilakukan oleh lembaga terpercaya ini mengambil sampel masyarakat Bengkulu yang menjadi nasabah dan Stakholder terkait.


"Proses yang dilakukan banyak, diantaranya survey yang dilakukan oleh Konsultan independen dan survey yang dilakukan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan BPD yang lain. Ternyata hasil surveynya menunjukkan stakeholder di Bengkulu lebih mendukung," tutupnya (Mic)

ADS1

Facebook comments

Adsense Google Auto Size