Skip to main content
Terekam CCTV Saat Mencuri Warga Rawa Makmur Ditangkap Polisi
Terekam CCTV Saat Mencuri Warga Rawa Makmur Ditangkap Polisi

Terekam CCTV Saat Mencuri, Warga Rawa Makmur Ditangkap Polisi

Bengkulu, Tuntasonline.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Bangkahulu berhasil mengamankan seorang pria yang diduga telah melakukan tindak pidana pencurian HP di Masjid Hidayatul Ikhlas yang berada di Jalan Kalimantan, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

SF (24), warga Kelurahan Rawa Makmur harus mendekam di BUI, pasalnya dia ditangkap Tim Polsek karena diduga telah melakukan pencurian HP setelah aksinya terakam CCTV yang telah dipasang di Masjid Hidayatul Ikhlas, Kelurahan Rawa makmur. 

Kapolsek Muara Bangkahulu, Kompol Jauhari mengatakan, setelah menerima adanya laporan dari korban, timnya langsung melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. 

"Iya, setelah menerima laporan kehilangan, Selasa (4/2/20). Tim langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kemarin, Kamis (6/2/10) Kita telah amankan terduga pelakunya saat berada dipinggir jalan di Kelurahan Rawa Makmur, " ujar Kompol Jauhari, Minggu (09/02/20).

Selain mendapatkan HP korban, timnya juga mengamankan  barang bukti lainnya yakni 1 unit sepeda motor milik pelaku yang diduga digunakan pada saat melakukan aksi pencuriannya. 

Jauhari menjelaskan, "Kejadian tersebut bermula, ketika korban bernama Dhea (19) ingin berbelanja di Toko Roti Surya Rawa Makmur. kemudian, korban parkir di masjid Hidayutul Ikhlas karena ingin ke toilet masjid. Ketika masuk ke Toilet, korban meninggalkan HPnya di Dashboard motor, selang beberapa menit pelaku datang dan parkir  tepat di sebelah motor korban dan mengambil HP korban. Keluar dari toilet korban sadar bahwa HP miliknya sudah tidak ada. Korban langsung menghubungi pengurus masjid dan melihat CCTV, tampak pelaku yang menggunakan Sepeda motor matic warna hitam telah mengambil HP korban dan korban langsung membuat laporan ke Polsek. 

Akibat dari perbuatannya tersebut, saat ini pelaku telah dititipkan ke Polres Bengkulu dan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (Sr)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size