Skip to main content
Suda
Tampak Pemaparan dari Gubernur Bengkulu Terkait Masalah di Kecamatan Enggano

Kecamatan Enggano Dapat Penanganan Serius, Ini Langkah Gubernur Rohidin

Bengkulu Utara, TuntasOnline.Com - Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkulu Utara, Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah memaparkan sedikit pemikirannya untuk membuka keterisoliran dan menyikapi keluhan masyarakat di Kecamatan Enggano. 

Dalam penuturannya saat Bersilaturrahmi dan Dialog Pembangunan di Desa Penyangkak, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara pada Minggu (09/02/2020), Gubernur Rohidin telah merancang konsep pengembangan Pelabuhan dan Bandara yang telah mulai dibangun pada 2017 dan memasuki tahapan penormalisasian. Mulai penambahan armada Kapal dan rute penerbangan dan juga jam penerbangan dinilai mampu membuka keterisoliran dan menggerakkan perekonomian masyarakat. 

Namun, Lulusan Terbaik IPB tersebut juga mengakui pihaknya tengah berupaya mengoptimalkan suplai BBM dan Listrik ke Kecamatan Enggano, salah satunya yakni dengan menggunakan sistem Buffer Stock, maksudnya stock akan dikirim bukan untuk kebutuhan satu bulan saja namun juga dua sampai tiga bulan. 

"Untuk menyikapi permasalahan untuk masyarakat kita yang berada di Pulau Enggano, Kapal dari Tanjung Priok telah diberangkatkan, kalau hari ini tanggal 10 sekitar tanggal 13-14 Kapal tersebut akan kembali masuk ke Pulau Baai dan yang akan diangkut pertama adalah BBM, kita minta dari Pihak ASDP untuk pemberangkatan pertama jangan dulu penumpang pastikan dulu pengiriman BBM," ujarnya.

"Kemudian masih terkait Enggano, kemaren sudah kita sampaikan ke Pak Bupati bahwa kita minta kepada PLN jangan lagi bikin stok hanya untuk satu bulan tapi ada namanya Buffer Stock untuk dua-tiga bulan yang datang. Ini pak keluhannya lebih parah lagi dari ini dari kita, sudah hampir 10 hari posisi di Enggano itu betul-betul lumpuh harus kita akui, habis listriknya habis, air mati, kondisi kapal tidak bisa berlayar, kita terbayang kesusahannya," imbuhnya. 

Disisi lain, Gubernur Rohidin juga menyampaikan tanggapannya terkait demo masyarakat setempat yang ingin memisahkan diri dari Bengkulu, namun pihaknya akan terus berupaya membuka keterisoliran masyarakat dan menyelesaikan segala keluhan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kecamatan Enggano. 

"Sampai kemaren mereka demo untuk memisahkan diri, ya saya bilang mau pindah kemana Pulau itu tetap akan di situ juga, namanya pulau terluar ya begitu kondisinya tapi bukan berarti kita lepas tangan, saya pastikan tahun ini Pelabuhan itu tahun ini akan permanen dan akan kita perbaiki, dan kita akan dapat kapal tambahan. Selanjutnya PLN itu sudah dibangun jaringannya tapi masih terkait pengiriman BBM saja yang masih bermasalah,"  katanya. 

Diakhir penjesalannya, Rohidin juga memaparkan sedikit upaya sentuhan pembangunan di masa kepemimpinannya dan Enggano menjadi salah satu pusat perhatiannya karena merupakan Pulau Terluar dan harus mendapat penanganan serius dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. 

"2017 Pelabuhan bandaranya sudah dibangun akhirnya sudah bisa penerbangan langsung artinya sudah 3 tahun terakhir sudah banyak perubahan kemajuan tapi memang saya katakan belum akan betul-betul tuntas sebagaimana daerah daratan. Tapi sekali lagi, secara program kemajuan pembangunan selama tiga tahun terakhir sudah kita sentuh, sudah kita dukung, sudah kita buat kebijakan pembangunan, nah kenapa saya sampaikan karena ini bagian dari Kabupaten Bengkulu Utara," paparnya. 

"Kemaren saya sempat menghubungi pihak setempat, saya katakan ke Pak Camat walaupun pindah kemanapun tuntutan seperti itu belum banyak berubah tapi sekali lagi saya sebagai Gubernur, saya ingin pastikan pengembangan pelabuhan itu bisa selesai dalam satu dua tahun ini, penerbangannya betul-betul kita fungsikan dan kita tambah jalur penerbangannya, listrik PLTU-nya sudah berfungsi dan tinggal sekarang bagaimana mekanisme pengiriman BBM itu yang ingin kita pastikan Kecamatan Enggano paling tidak secara infrastrukturnya sudah berfungsi juga dengan baik," tutupnya disambut riuh tepuk tangan masyarakat.(ReTra) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size